BPBD Banyuwangi: Karhutla TWA Ijen merembet ke Pos 4 jalur pendakian

4 hours ago 2

Banyuwangi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyebutkan hingga Jumat sore, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen telah merembet ke Pos 4 jalur pendakian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi, Partana menyampaikan puluhan petugas gabungan serta relawan terus melakukan upaya untuk mengendalikan api.

"Namun para petugas terkendala medan yang cukup ekstrem dan keterbatasan suplai air serta akses kendaraan menuju lokasi kebakaran di kawasan TWA Ijen," katanya di Banyuwangi, Jumat sore.

Namun demikian, lanjut Partana, BPBD setempat tetap mengupayakan dua unit kendaraan truk tangki mendekati posisi yang bisa dijangkau suplai air empat unit mobil double cabin.

"Kami tetap mengupayakan truk tangki mengambil posisi terdekat yang bisa kami jangkau untuk menyuplai air mobil double cabin," kata Partana.

Informasi diperoleh, kebakaran di kawasan TWA Kawah Ijen cukup parah karena banyaknya material kering yang mudah terbakar, seperti rumput alang-alang, semak belukar serta material kering lainnya menjadi bahan yang mempercepat penyebaran api.

Kondisi angin yang cukup kencang juga membuat api lebih mudah merambat ke area yang lebih luas di lereng Gunung Ijen yang terletak di antara Bondowoso dan Banyuwangi itu.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menutup sementara kunjungan wisata ke kawasan TWA Kawah Ijen setelah terjadi karhutla mulai Jumat ini hingga waktu tidak ditentukan.

Baca juga: Pemkab Banyuwangi usul helikopter "water bombing" tangan karhutla Ijen

Baca juga: Karhutla kawasan TWA Kawah Ijen ditutup sementara

Baca juga: BNPB: Karhutla meluas di lima kawasan pegunungan di Jatim

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |