Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita menarik bidang humaniora terjadi pada Selasa (25/2) dan bisa dibaca kembali pada hari ini sebagai rangkuman dari peristiwa pilihan yang terjadi kemarin.
Berita diawali dengan informasi 53 persen jamaah haji telah memenuhi kuota haji reguler, hingga pernyataan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadhan.
1. Sebanyak 53 persen kuota haji reguler telah terisi
Kementerian Agama melaporkan sebanyak 108.785 calon haji reguler telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1446 Hijriah/2025 Masehi atau sudah lebih dari 50 persen pada hari kedelapan masa pelunasan.
"Artinya, kuota jamaah calon haji reguler yang sudah terisi mencapai 53 persen. Masih ada waktu pelunasan hingga 14 Maret 2025," ujar Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain
2. BRIN ungkap alasan beda penentuan Idul Fitri Indonesia dan Arab Saudi
Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin mengungkapkan alasan dari perbedaan penentuan waktu awal Ramadhan/Idul Fitri yang kerap terjadi antara Indonesia dan Arab Saudi.
Thomas memaparkan perbedaan penentuan bukan disebabkan karena perbedaan kriteria, namun hal tersebut lebih disebabkan karena perbedaan keputusan antara Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia.
"Prinsipnya semakin ke barat, negara-negara yang lebih barat itu lebih bisa melihat posisi bulan yang lebih tinggi dan jarak bulan yang lebih jauh dari posisi matahari," katanya.
3. Kemendikdasmen lestarikan bahasa daerah lewat Festival Tunas Bahasa Ibu
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melestarikan sekaligus mengembangkan bahasa dan sastra daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin menjelaskan kehadiran festival tahunan tersebut menjadi salah satu pendekatan non-formal untuk meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran bahasa daerah.
"Kepada anak-anak SD dan SMP pendekatannya tentu tidak pendekatan formal, seperti masuk dalam mata pelajaran khusus bahasa daerah, namun pendekatan dengan berbagai aktivitas serta lomba yang menyenangkan dan memiliki nilai semangat motivasi kebaruan," kata Hafidz.
4. Di Retret, Muhaimin ingatkan kepala daerah atasi kemiskinan ekstrem
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar menyampaikan isu kemiskinan ekstrem masih menjadi tantangan yang perlu diatasi semua pihak, termasuk pemerintah daerah (pemda).
Menko Muhaimin menyampaikan berbagai upaya konkret mutlak dibutuhkan agar persoalan tersebut dapat ditangani dengan baik.
5. BGN: Setiap SPPG minimal buka bersama satu kali pada Bulan Ramadhan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah minimal menyelenggarakan buka bersama satu kali pada Bulan Ramadhan
"Satu SPPG minimal satu kali (buka bersama)," katanya
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025