Penutupan rute 5D Transjakarta kurangi beban Halte Cawang Sentral

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Penutupan rute 5D Transjakarta relasi Cililitan-Ancol yang berlaku mulai 28 Februari 2025 untuk mengurangi beban Halte Cawang Sentral pada jam-jam sibuk.

"Pengurangan rute 5D akan mengurangi beban Halte Cawang Sentral, yang saat pagi atau sore hari harus antre bus cukup lama, hanya untuk naik dan turun pelanggan," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Ayu Wardhani saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Dengan begitu, menurut dia, kebijakan penutupan rute 5D dapat meningkatkan layanan di Halte Cawang Sentral khususnya pada jam-jam sibuk. Namun, dia belum menyebutkan secara rinci perkiraan jumlah penumpang yang naik dan turun di Halte Cawang Sental serta kapasitas halte tersebut.

Ayu mengatakan, layanan rute 5D bersinggungan dengan Koridor 7 dan 5. Penumpang yang biasa memanfaatkan layanan Transjakarta rute 5D dapat menggunakan layanan Koridor 5 dan 7 yang menghubungkan titik asal Cililitan menuju Ancol.

"Pelanggan tetap bisa nyaman dan aman karena Halte Kampung Melayu sebagai titik transit Koridor 5 dan 7 sudah direvitalisasi," kata dia.

Manajemen Transjakarta sudah mengumumkan terkait penutupan rute 5D melalui laman media sosial X pada Senin (24/2). BUMD bidang transportasi Provinsi DKI Jakarta itu menyatakan layanan Transjakarta rute 5D Cililitan-Ancol beroperasi terakhir pada Jumat, 28 Februari 2025.

Kebijakan tersebut menuai beragam komentar dari warganet yang kebanyakan mengajukan keluhan. Sebagian berpendapat, kebijakan tersebut perlu dikaji kembali karena keberadaan rute 5D membantu mengefisienkan waktu perjalanan ke lokasi tujuan.

Baca juga: Legislator berharap perluasan Transjakarta dapat kurangi kemacetan

Baca juga: Ini langkah dapatkan Kartu Layanan Gratis Transjakarta

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |