Jakarta (ANTARA) - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meyakini kesepakatan strategis hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dan Prancis memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah global.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti dihubungi di Jakarta, Kamis, menyampaikan pertemuan Presiden Prabowo dengan pemimpin dua negara tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong kerja sama strategis lintas sektor sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Menurut dia, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya tawar Indonesia di hadapan mitra internasional.
“Ini krusial untuk lobi strategis yang membuka peluang bisnis, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan posisi tawar Indonesia,” katanya.
Di Prancis, kata dia, pemerintah kedua negara sepakat memperkuat hubungan bilateral jangka panjang yang telah terjalin sejak lama yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pertahanan, teknologi, ekonomi, hingga budaya.
Baca juga: Ekonom nilai kesepakatan dari Rusia dan Prancis jaga ketahanan energi
Baca juga: Prabowo dan Macron bahas kerja sama pertahanan hingga ekonomi kreatif
Dari sisi ekonomi, pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 14 April 2026 menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis di bidang bisnis dan investasi.
Salah satunya melalui kerja sama dengan entitas investasi nasional Danantara, dengan potensi nilai kerja sama yang dilaporkan mencapai belasan miliar dolar AS.
Di sektor pertahanan, kedua negara juga menaruh perhatian pada peningkatan kolaborasi industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas pertahanan nasional sekaligus mendorong transfer teknologi.
Selain itu, kerja sama di bidang energi terbarukan turut menjadi fokus pembahasan. Kedua negara menjajaki pengembangan energi bersih dan teknologi baru sebagai bagian dari upaya transisi energi yang berkelanjutan.
Tak hanya itu, Indonesia dan Prancis juga sepakat meningkatkan koordinasi dalam menjaga stabilitas global dan keamanan, khususnya di kawasan Indo-Pasifik yang semakin strategis.
Sementara untuk Rusia, dirinya meyakini kerja sama yang terjalin bisa memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tekanan geopolitik global.
“Tinggal dikelola saja,” katanya.
Ia menyampaikan pula, kunjungan dan kesepakatan yang terjalin mencerminkan dukungan Rusia terhadap aksesi Indonesia ke BRICS dan membuka peluang peningkatan kolaborasi ekonomi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, Presiden Prabowo Subianto membawa pulang berbagai kesepakatan kemitraan strategis dari kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Prancis.
"Tiba di tanah air, Presiden Prabowo membawa pulang oleh-oleh berbagai kesepakatan strategis," ujar Teddy saat dikonfirmasi ANTARA, Rabu (15/4).
Di Moskow, kata Teddy, Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin negara menegaskan peningkatan kerja sama terkait pasokan energi nasional jangka panjang, termasuk cadangan minyak mentah dan LPG.
Presiden Prabowo juga menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk menemui utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev guna pembahasan lanjutan secara lebih detail kerja sama tersebut di Moskow.
Sementara itu di Paris, Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membahas peningkatan kerja sama di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang.
Seskab menyatakan kunjungan ke dua negara tersebut menghasilkan capaian konkret bagi Indonesia, mengingat keduanya merupakan negara besar dengan sumber daya melimpah serta memiliki peran penting di tingkat global.
Baca juga: Indef: RI berpotensi ekspor pupuk hingga 2 juta ton
Baca juga: indef: Target investasi triwulan pertama 2026 cukup optimistis
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































