Begini upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di Kalteng dan Kalbar

4 hours ago 1
  • Rabu, 29 Juli 2026 18:52 WIB

Petugas memadamkan sisa api yang membakar lahan gambut di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026). Sebanyak 20 tim gabungan dan satu helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diterjunkan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Kameloh Baru yang terjadi sejak Minggu (26/7) dengan luas lahan yang terbakar sekitar 40 hektare. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nym.

Personel Manggala Agni Daops Palangka Raya membuat sumur bor sebagai sumber air untuk pemadaman kebakaran lahan gambut di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026). Sebanyak 20 tim gabungan dan satu helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diterjunkan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Kameloh Baru yang terjadi sejak Minggu (26/7) dengan luas lahan yang terbakar sekitar 40 hektare. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nym.

Personel BPBD Kabupaten Kubu Raya menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di kawasan Bumi Serdam Indah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (29/7/2026). BPBD Kalimantan Barat menyatakan bahwa status siaga darurat bencana karhutla di Kalimantan Barat, yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Barat, berlaku hingga 15 November 2026. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym.

Personel BPBD Kabupaten Kubu Raya memukul api yang membakar semak-semak menggunakan dahan saat menangani kebakaran lahan gambut di kawasan Bumi Serdam Indah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (29/7/2026). BPBD Kalimantan Barat menyatakan bahwa status siaga darurat bencana karhutla di Kalimantan Barat, yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Barat, berlaku hingga 15 November 2026. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |