Apresiasi kabinet, Prabowo: Pemimpin harus paham arah besar kebijakan

1 day ago 10

Jakarta (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengemukakan pentingnya kepemimpinan yang berani mengambil inisiatif dan memahami arah besar kebijakan nasional dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Presiden kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara dalam Retret Jilid II yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

"Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif, dengan penuh pemahaman, keberanian," kata Presiden dalam taklimatnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para menteri, kepala badan, serta pimpinan lembaga tinggi negara atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan sepanjang tahun lalu.

Ia menyatakan bahwa capaian pemerintahan tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi dan komitmen seluruh jajaran.

“Saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya, terima kasih saya sebagai presiden, sebagai pemimpin,
sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia,” ujar Presiden.

Baca juga: Pimpin retret di Hambalang, Prabowo pertajam arah kebijakan 2026

Baca juga: Prabowo: Pemerintahan di jalan yang benar dan diridai Tuhan

Presiden menilai para pejabat telah menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan dan inisiatif di lapangan.

Menurutnya, sikap tersebut merupakan ciri utama pemimpin sejati, karena pilihan paling mudah dan aman sejatinya adalah tidak berbuat apa-apa atau sekadar menunggu perintah atasan.

"Mengambil inisiatif itu membutuhkan keberanian. Yang paling aman, paling gampang, tidak berbuat apa-apa atau menunggu petunjuk," ujarnya.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan dalam pemerintahan modern menuntut pemahaman yang utuh terhadap strategi besar dan tujuan nasional.

Dengan memahami arah kebijakan secara menyeluruh, para pejabat diharapkan mampu bertindak cepat dan tepat tanpa harus menunggu instruksi rinci untuk setiap keputusan.

“Pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar memahami tujuan, memahami direktif pemimpin sehingga yang dipahami adalah arah besar, adalah petunjuk umum, bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan,” kata Presiden.

Menurut Presiden, capaian yang telah diraih sejauh ini merupakan hal yang membanggakan dan menjadi modal penting untuk melanjutkan agenda transformasi bangsa ke depan.

"Jadi, Saudara-saudara apa yang kita telah capai menurut saya sangat membanggakan," katanya.

Baca juga: Evaluasi program, Prabowo kumpulkan menteri gelar retret di Hambalang

Baca juga: Retret dibuka, menteri kabinet kompak bersafari cokelat

Baca juga: Taklimat awal tahun, Prabowo menyatakan zero defect MBG mulai 2026

Pewarta: Andi Firdaus, Mentari Dwi Gayati
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |