Dubes: RI-Kanada CEPA akan diratifikasi tahun ini

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton mengatakan bahwa Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia dan Kanada akan diratifikasi pada tahun ini.

Hal itu disampaikan oleh Dubes Dutton di sela-sela acara "Speed Mentoring in Celebration of International Women's Day 2026" yang diselenggarakan Kedubes Kanada di Jakarta, Rabu.

"Kami memperkirakan bahwa perjanjian tersebut akan diratifikasi pada suatu waktu tahun ini. Saya pikir setiap proses domestik, proses ratifikasi, berjalan sebagaimana mestinya," ujar Dubes Dutton.

Dubes Dutton juga mengatakan bahwa dari perspektif Kanada, perusahaan yang dipimpin perempuan serta pelaku UMKM termasuk kelompok masyarakat adat harus memperoleh peluang dalam setiap perjanjian perdagangan, dan hal tersebut menjadi bagian dari CEPA.

Perjanjian itu juga menyediakan paket ekoteknologi untuk membantu pemerintah Indonesia melakukan penyesuaian regulasi dan perubahan lain yang diperlukan, sekaligus memastikan perjanjian tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas oleh seluruh pihak, kata Dubes Dutton.

Da menambahkan, Kanada memiliki sejumlah proyek pendukung perjanjian tersebut yang menyasar UMKM yang dipimpin perempuan, guna membantu mereka meningkatkan keterampilan dan kapasitas agar mampu menembus pasar ekspor.

Dubes Dutton menyatakan bahwa Pemerintah Kanada memiliki prioritas untuk menggandakan perdagangan non-AS sebesar 50 persen dalam waktu 10 tahun.

“Banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan negara-negara seperti Indonesia, China, negara-negara lain di ASEAN, India…akan sangat penting bagi kami untuk dapat mencapai tujuan ini dalam 10 tahun ke depan,” ujarnya.

Saat ditanya tentang proses aksesi Indonesia sebagai anggota Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP), Dubes Dutton mengatakan bahwa Indonesia sedang menjalani proses normal yang harus dilalui negara-negara untuk bergabung.

“Kami tentu saja menyambut dan melihat nilai yang besar dalam bergabungnya Indonesia ke CPTPP,” katanya lagi.

Perundingan Indonesia dan Kanada CEPA telah selesai secara substantif pada 15 November 2024, dan pada 2 Desember 2024, Indonesia dan Kanada telah menyepakati beberapa poin dalam perjanjian tersebut.

Indonesia mengirimkan surat permintaan aksesi resmi kepada CPTPP pada 19 September 2024.

Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) merupakan perjanjian perdagangan bebas multilateral yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik dan bertujuan meningkatkan liberalisasi perdagangan serta investasi antarnegara anggotanya.

Baca juga: Indonesia genjot pembinaan UMKM tembus pasar Kanada lewat ICA-CEPA

Baca juga: ICA-CEPA diproyeksikan buka peluang signifikan RI–Kanada

Baca juga: Kanada sambut baik upaya RI bantu selesaikan konflik

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |