Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Yenny Wahid, menyatakan organisasi tersebut mendukung lima atlet panjat tebing yang melapor ke Mabes Polri, setelah menjadi korban dugaan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual.
Dia menyebut, keberanian para atlet itu harus diapresiasi karena berani mengungkapkan fakta yang sebenarnya dan FPTI juga tidak akan melakukan intervensi dalam setiap prosesnya, sehingga kasus itu nantinya bisa terungkap secara terang-benderang.
"Kalau FPTI secara organisasi tidak bisa melaporkan, tetapi kami membantu mencarikan pengacara untuk para korban yang mau melapor ke polisi," kata Yenny dalam Konferensi Pers Pengenalan Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026 dalam rangka menuju Asian Games 2026, di lokasi pelatnas tim panjat tebing Indonesia, di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu.
Baca juga: FPTI lapor kasus dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual ke IFSC
Dia menjelaskan, FPTI tidak menolerir segala tindakan kekerasan fisik, khususnya pelecehan seksual.
"Ketika sudah ada laporan, apalagi laporan ke polisi, maka ini sudah menjadi sebuah hal yang sangat serius yang harus disikapi, jadi itulah alasan kami kemarin membuat keputusan untuk memberhentikan terduga pelaku (Hendra Basir) sebagai pelatih kepala," ujar dia.
Yenny menambahkan, PP FPTI bahkan telah memecat dengan tidak hormat pelatih yang bersangkutan, meski tim pencari fakta (TPF) internal organisasi dan hasil persidangan secara hukum dalam KUHP belum ada.
Sebab, FPTI sangat yakin setelah mendengarkan pengaduan-pengaduan yang masuk dari para atlet, sejak awal kasus ini mencuat.
Baca juga: Hendra Basir bantah telah lakukan pelecehan seksual kepada atlet
"FPTI siap mempertanggungjawabkan semua langkah-langkah yang kami lakukan, terbukti atau tidaknya, lihat saja nanti di pengadilan, kami siap menghadapi semua konsekuensi dari setiap keputusan," ujar ketum itu.
Yenny menyatakan, federasi akan melindungi semaksimal mungkin hak-hak atau privasi atlet yang menjadi korban tindakan negatif itu.
Sementara itu, FPTI juga akan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang ditangani oleh pengacara korban.
Baca juga: Menpora kawal kasus kekerasan pelatnas panjat tebing hingga tuntas
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































