Warga binaan Rutan Negara sumbang telur untuk korban bencana

2 hours ago 3

Jembrana, Bali (ANTARA) - Warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara, Kabupaten Jembrana, Bali menyumbangkan telur hasil peternakan ayam dan bebek mereka untuk korban bencana.

"Telur ayam dan bebek ini kami sumbangkan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Padang bersama hasil panen seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia," kata Kepala Rutan Kelas IIB Negara I Gusti Agus Putra Mahendra di Negara, Jumat.

Baca juga: Warga terdampak banjir di Aceh Tengah mulai terima dana tunggu hunian

Dia mengatakan meskipun sedang menjalani hukuman, nilai-nilai kemanusiaan dan sosial tetap pihaknya tekankan kepada warga binaan.

Menurut dia, di dalam rumah tahanan, warga binaan mendapatkan sejumlah keterampilan, termasuk peternakan.

"Ada kelompok kerja warga binaan yang mengelola kegiatan produktif, seperti peternakan ayam petelur dan bebek," katanya.

Dengan kegiatan produktif itu, kata dia, selain sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan, juga melatih kemandirian di sektor ketahanan pangan.

Pelatihan usaha produktif bagi warga binaan ini, menurut dia, merupakan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi Dan Pemasyarakatan.

“Pembinaan kemandirian melalui kegiatan peternakan tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pangan, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar memiliki etos kerja, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Baca juga: Gubernur Aceh terima bantuan pangan hingga alat berat dari PMI

Baca juga: Korban bencana di Sumatera dapat bantuan dana berlapis dari pemerintah

Dengan memiliki empati terhadap sesama seperti membantu korban bencana ini, pihaknya berharap saat bebas dari masa hukuman, warga binaan bisa melanjutkan kehidupan yang bermanfaat di tengah masyarakat.

Untuk panen kali ini, diperoleh 380 butir telur ayam dan 96 telur bebek yang akan disumbangkan bersama-sama panen dari rumah tahanan lainnya.

Pewarta: Gembong Ismadi/Rolandus Nampu
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |