Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memprediksi sekitar 700 ribu wisatawan akan masuk ke Kota Bandung saat momen libur Lebaran 2026.
Farhan mengatakan jumlah tersebut tidak akan setinggi momentum libur tahun baru, karena arus masyarakat saat Lebaran terpecah ke berbagai jalur mudik.
“Kalau Tahun Baru biasanya tidak ada arus mudik keluar kota, sehingga hampir semua berlibur ke Bandung. Saat Lebaran, arusnya terpecah ke jalur mudik Pantura, Garut, Tasikmalaya, hingga Jawa Tengah,” kata Farhan di Bandung, Senin.
Menurutnya, berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, pergerakan masyarakat yang masuk ke Bandung selama libur Idul Fitri diperkirakan mencapai 600–700 ribu orang.
Baca juga: Gubernur Jabar bantu pemulangan warga diduga korban pengantin pesanan
“Bandung ini kota tujuan wisata sekaligus kota transit. Mau ke Ciwidey atau ke Lembang pasti lewat pusat Kota Bandung. Artinya, beban lalu lintas dan mobilitas masyarakat akan sangat tinggi,” katanya.
Ia menyebut sejumlah titik yang diprediksi mengalami kepadatan antara lain pusat Kota Bandung, kawasan wisata Ciwidey, serta Lembang.
“Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai krusial, terutama dalam pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan kawasan strategis,” katanya.
Baca juga: Farhan: 75 ribu pelajar di Kota Bandung terindikasi gangguan mental
Farhan menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk mengidentifikasi titik rawan kemacetan maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kita akan identifikasi lebih lanjut titik rawannya. Prinsipnya, Kota Bandung siap siaga,” ujarnya.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































