Wakil Ketua MPR apresiasi Presiden tak pangkas anggaran KIP Kuliah

1 week ago 7
"Sudah dijelaskan oleh Ibu Menteri Keuangan (Menkeu) dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bapak Sufmi Dasco bahwa anggaran KIP Kuliah tidak akan terkena efisiensi anggaran,"

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tidak memangkas anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Dalam agenda Roadshow MPR Goes to Campus di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah, Jumat (14/2), ia menyebutkan beberapa mahasiswa mengadukan kekhawatiran beasiswa KIP akan terkena efisiensi anggaran.

"Sudah dijelaskan oleh Ibu Menteri Keuangan (Menkeu) dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bapak Sufmi Dasco bahwa anggaran KIP Kuliah tidak akan terkena efisiensi anggaran," ucap Eddy kepada para mahasiswa, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Untuk itu, dirinya berkomitmen mengawal implementasi kebijakan KIP di berbagai kampus. Tujuannya, yakni agar memastikan tidak ada pemotongan KIP Kuliah pada mahasiswa yang tidak mampu.

Kemudian, lanjut dia, memastikan KIP diberikan tepat sasaran kepada pihak yang berhak dan membutuhkan sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Eddy berharap akan semakin banyak lagi kelompok miskin dan tidak mampu yang bisa mendapatkan akses untuk menempuh pendidikan hingga ke jenjang universitas.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas dan Pemerintah sudah memastikan bahwa jumlah penerima dan anggaran KIP yang diberikan tidak berubah.

“Saya meyakini bahwa Pak Prabowo akan memberikan prioritas penuh pada pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang,” tuturnya.

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa tidak akan ada pemotongan dan pengurangan anggaran beasiswa KIP Kuliah Tahun Anggaran 2025.

“Mengenai berita munculnya KIP, kami tegaskan beasiswa KIP tidak dilakukan pemotongan atau pengurangan,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/2).

Ia menjelaskan saat ini jumlah penerima beasiswa KIP Kuliah untuk Tahun Anggaran 2025 adalah 1.040.192 mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah dengan nilai total Rp14,7 triliun.

Dirinya pun memastikan bahwa para mahasiswa yang menerima KIP Kuliah dapat meneruskan program belajar seperti biasanya.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |