PGI dan GoMamam pakai big data kembangkan platform pengantaran makanan

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Penyedia solusi transformasi digital Platinumetrix Global Inovasi (PGI) bermitra dengan aplikasi seluler asal Brunei Darussalam GoMamam mengandalkan teknologi big data dalam mengembangkan platform pengantaran makanan.

"Kami berkomitmen untuk membantu mitra kami memanfaatkan analitik big data guna mendorong kinerja bisnis, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan peluang baru yang signifikan," ujar CEO PGI Kaustabh Roy dalam rilis pers, Rabu.

Didirikan pada tahun 2020, GoMamam merupakan platform pengantaran makanan yang beroperasi pada aplikasi seluler dan situs web. Platform ini menyediakan solusi logistik dan digital untuk bisnis, dengan lebih dari 120 ribu pengguna dan rata-rata 11 ribu pengguna harian.

Dalam kesepakatan ini, PGI berkomitmen untuk menghadirkan transformasi digital secara menyeluruh pada platform GoMamam dalam menjalankan operasional bisnisnya.

Baca juga: Zomato India diprotes karena janjikan antar makanan dalam 10 menit

Nantinya, platform GoMamam menjadi solusi terpadu bagi pelanggan, restoran, dan operator yang dirancang untuk membuat setiap interaksi menjadi lancar.

PGI akan mengembangkan sejumlah aspek utama melalui transformasi digital, termasuk peningkatan UI/UX untuk membuat antarmuka dan pengalaman pengguna lebih mulus dan intuitif.

Fokus pengembangan dalam infrastruktur bisnis GoMamam mencakup proses onboarding mitra yang lebih mudah, pengalaman pengguna yang intuitif, serta komunikasi terpadu dalam aplikasi.

Selain itu, PGI akan mengoptimalkan logistik cerdas untuk memastikan layanan yang tepat waktu dan andal.

Baca juga: GoFood bagi-bagi ribuan tas khusus pengantaran makanan untuk driver

PGI siap menghadirkan sejumlah transformasi digital pada GoMamam, seperti pengembangan aplikasi mobile dan web.

Kaustabh menuturkan keahlian dalam analisis data yang dimiliki pihaknya telah membantu berbagai industri untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, meminimalkan biaya operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan dan memaksimalkan profitabilitas.

CEO GoMamam Hadi Wahab menjelaskan bahwa platformnya menawarkan solusi satu atap untuk semua kebutuhan penting, mulai dari pengiriman makanan dan kebutuhan pokok sehari-hari hingga layanan pengiriman dan pembayaran tanpa hambatan.

"Dengan dukungan dari PGI, kami ingin menciptakan pengalaman yang lebih mulus untuk kenyamanan dan keamanan pengguna kami di Brunei," ucapnya.

Saat ini, bisnis PGI telah beroperasi di dua negara, yaitu Indonesia dan Brunei Darussalam.

Baca juga: Grab prediksikan pengantaran makanan online naik 24,4 persen pada 2025

Baca juga: MCAS yakini industri jasa pengantaran makanan akan terus tumbuh

Baca juga: Gojek prediksi layanan antar makanan semakin melesat

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |