Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta segera membuat fasilitas penyeberangan jalan pelican crossing di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, sembari menunggu pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sebelumnya dibongkar akibat ditabrak truk.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat dan kajian teknis yang telah diselesaikan oleh Dishub DKI.
"Jadi, berdasarkan hasil rapat kemarin, memang JPO itu akan dibangun. Kalau melihat proses pembangunannya kan masih cukup lama. Oleh karena itu, sambil menunggu pembangunan tersebut, kami akan membuat pelican crossing," kata Budi saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu.
Menurut dia, pelican crossing diperlukan karena jarak antarfasilitas penyeberangan di kawasan tersebut cukup jauh. Selain itu, kondisi jalanan di lokasi tersebut cukup ramai.
Berdasarkan data Dishub DKI, volume lalu lintas di lokasi itu mencapai 2.579 kendaraan per jam, sedangkan jumlah pejalan kaki yang menyeberang sebanyak 874 orang per jam.
Baca juga: Pembangunan ulang JPO Tendean diperkirakan butuh Rp6 miliar
Budi mengatakan saat ini, terdapat tiga titik penyeberangan di sekitar lokasi itu, yakni pelican crossing di depan Ayam Goreng Suharti yang berjarak 383 meter, JPO di depan Gerbang Tol Bina Marga sejauh 718 meter, serta zebra cross di U-turn Simpang Gotri yang berjarak 364 meter.
"Secara normal, idealnya itu 100 sampai 200 meter sudah ada lagi fasilitas penyeberangan. Nah, ternyata ini jaraknya jauh, jadi memang penyeberangan ini sangat dibutuhkan masyarakat," papar Budi.
Lebih lanjut, dia menuturkan pembangunan pelican crossing tinggal menunggu pekerjaan dari Dinas Bina Marga untuk membongkar taman, trotoar tengah, dan pagar pembatas jalan.
"Kami menunggu dari Bina Marga membuka taman dan trotoarnya yang di tengah untuk dibuatkan pelican crossing. Kalau itu sudah dibuka, saat itu juga kami akan melakukan pembuatannya," ungkap Budi
Dia pun menargetkan pelican crossing tersebut dapat dibangun dalam satu hingga dua minggu ke depan.
Baca juga: Pramono cari skema pendanaan untuk bangun kembali JPO Tendean
Baca juga: DPRD DKI minta aturan dan pengawasan kendaraan berat diperketat
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































