Pangdam: 1.279 personel siaga bantu warga terdampak erupsi Sinabung

49 minutes ago 2

Medan (ANTARA) - Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan sebanyak 1.279 personel siaga guna membantu warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

"Sebanyak 1.279 personel itu terdiri atas beberapa unsur yakni TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Karo, BPBD, dan Basarnas," ujar Hendy saat meninjau pos pantauan Sinabung di Karo, Kamis.

Ia mengatakan ribuan personel itu bersiaga sebagai antisipasi jika terjadi erupsi susulan dengan skala besar atau untuk membantu warga mengungsi di tempat aman.

Lebih lanjut ia mengatakan kondisi terkini Gunung Sinabung mengalami penurunan erupsi berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) wilayah Sumut.

Kodam I/BB juga memberikan fasilitas bagi para pengungsi erupsi seperti MCK, dapur lapangan, fasilitas kesehatan, serta hiburan bagi warga hingga aktivitas Gunung Sinabung dinyatakan aman.

Baca juga: BPBD Sumut catat logistik jadi kebutuhan korban erupsi Sinabung

Pangdam mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan mengikuti arahan pemerintah daerah.

"Serta selalu menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat debu vulkanik," ucapnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat 211 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan data itu dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara.

Ia mengatakan jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (31/8) tercatat 613 jiwa.

Baca juga: Brimob Sumut gunakan kendaraan AWC bersihkan jalan dari abu Sinabung

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |