Rusia tutup tiga cabang Goethe-Institut sebagai balasan ke Jerman

4 hours ago 5

Moskow (ANTARA) - Rusia akan menutup cabang Goethe-Institut di Moskow, St. Petersburg, dan Yekaterinburg, sebagai tanggapan atas keputusan Jerman untuk menutup Rumah Sains dan Budaya Rusia di Berlin, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Kamis.

Saat berbicara dalam sebuah kuliah yang diselenggarakan oleh Znanie Society di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Lavrov membantah keterlibatan Rusia dalam insiden pesawat nirawak (drone) di Bandara Leipzig, Jerman, pada awal Agustus.

Dia mengatakan bahwa otoritas Jerman mendasarkan keputusan mereka pada asumsi bahwa pesawat nirawak tersebut mirip dengan yang digunakan oleh Rusia.

"Ada cabang Goethe-Institut di Moskow, St. Petersburg, dan Yekaterinburg. Tentu saja, cabang-cabang itu akan ditutup setelah pusat budaya kami diusir dari sana," kata Lavrov.

"Jika tidak, kami tidak akan menghargai diri kami sendiri," tambahnya.

Lavrov mengatakan keputusan Jerman tersebut menandai berakhirnya kehadiran budaya negara itu di Rusia, yang sebelumnya tetap bertahan meskipun hubungan kedua negara memburuk akibat masalah Ukraina.

Pemerintah Jerman mengumumkan pada 1 September bahwa mereka akan mengakhiri perjanjian yang mengatur kegiatan Rumah Rusia di Berlin menyusul insiden pesawat nirawak di Bandara Leipzig.

Jerman menyatakan Rusia bertanggung jawab atas insiden pesawat nirawak tersebut.

Kedutaan Besar Rusia di Berlin menolak tuduhan itu, menyebut insiden tersebut sebagai provokasi dan menyatakan bahwa langkah-langkah Jerman merupakan eskalasi serius dalam hubungan bilateral.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Jerman percepat pembangunan militer di tengah "ancaman Rusia"

Baca juga: Kementerian: Ukraina jadi tujuan utama ekspor senjata Jerman pada 2026

Baca juga: Prancis dukung sanksi serangan Leipzig, bidik armada bayangan Rusia

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |