Prospek cerah ekonomi Indonesia pada 2026

11 hours ago 5
Justru dalam situasi dunia yang tidak menentu, Indonesia dituntut untuk terus melangkah maju dengan kepemimpinan yang kuat, kebijakan yang presisi, dan keberpihakan nyata pada ekonomi rakyat.

Jakarta (ANTARA) - Di tengah dunia yang bergerak dalam ketidakpastian berlapis, ekonomi Indonesia justru menghadirkan cerita yang berbeda.

Ketika banyak negara masih bergulat dengan perlambatan pertumbuhan, tekanan geopolitik, dan fragmentasi perdagangan global, Indonesia dinilai tetap mampu menjaga laju ekonomi secara stabil.

Gambaran ini mengemuka dalam pemaparan Economic Outlook 2026 yang disampaikan oleh Great Institute, sebuah lembaga kajian yang menilai perekonomian nasional tetap tangguh dan prospektif memasuki tahun 2026.

Dalam forum tersebut, ekonomi Indonesia bahkan disebut sebagai anomali positif di tengah turbulensi global.

Sejumlah periset menilai bahwa di saat perekonomian dunia masih dibayangi ketidakpastian dan krisis, Indonesia masih mampu tumbuh sehat di kisaran 5 persen.

Ketahanan ini menjadi semakin relevan jika melihat konteks global yang sarat tekanan, mulai dari dinamika politik Amerika Serikat di Venezuela, ketegangan hubungan China–Taiwan, perang Rusia–Ukraina yang belum berakhir, hingga konflik di kawasan Laut China Selatan yang berdampak langsung pada stabilitas kawasan Asia.

Kondisi tersebut diperparah oleh fragmentasi perdagangan global, tren proteksionisme, serta meningkatnya risiko akibat perubahan iklim dan bencana.

Kombinasi faktor geopolitik dan geoekonomi ini menciptakan iklim dunia yang tidak ramah bagi pertumbuhan. Namun, di tengah tekanan berlapis tersebut, Indonesia masih mampu menjaga momentum.

Salah satu kunci utama terletak pada kepemimpinan nasional yang mampu menjaga arah, stabilitas, dan kesinambungan kebijakan di tengah situasi global yang bergejolak.

Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dipandang berperan sebagai penentu ketahanan ekonomi nasional.

Dalam kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, konsistensi kebijakan, keberanian mengambil keputusan strategis, serta fokus pada penguatan ekonomi rakyat menjadi fondasi agar perekonomian tidak terombang-ambing.

Dalam satu tahun terakhir, stabilitas arah kebijakan inilah yang menjaga ekonomi nasional tetap bergerak maju.

Baca juga: Ekonom proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI capai 5,3 persen pada 2026

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |