Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bergerak cepat untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca ekstrem yang melanda kabupaten setempat.
"Banjir melanda tiga kecamatan yakni Kecamatan Rambipuji, Kaliwates dan Wuluhan, bahkan sebanyak 111 orang di Kecamatan Rambipuji terpaksa harus mengungsi akibat bencana banjir tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi per telepon, Selasa.
Di Kecamatan Rambipuji, banjir menerjang tiga desa yakni Desa Rambigundam, Desa Gugut dan Desa Rambipuji dengan total 100 KK yang terdampak, sedangkan di Kecamatan Kaliwates tercatat dua kelurahan diterjang banjir yakni Kelurahan Jember Kidul dan Kepatihan dengan total sebanyak 30 KK yang terdampak banjir pada Senin (2/3).
"Warga sebanyak 111 jiwa di Kecamatan Rambipuji sempat mengungsi di tiga lokasi yakni dua mushala dan satu rumah, namun setelah banjir surut maka warga kembali ke rumah masing-masing," tuturnya.
Ia mengatakan banjir juga menerjang Desa Glundengan di Kecamatan Wuluhan pada Minggu (1/3) dengan total yang terdampak sebanyak 470 KK (1.070 jiwa) dan fasilitas umum TPQ di desa setempat juga terendam banjir.
"Pihak BPBD Jember sudah melakukan asessment dan mendistribusikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Saya minta warga tetap siaga karena cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi selama beberapa hari terakhir," katanya.
Sementara untuk bencana longsor terjadi di Kecamatan Tanggul, Jelbuk dan Sukorambi pada Senin (2/3) yang menimpa rumah warga dan akses jalan tertutup longsor, sehingga tidak bisa dilalui.
"Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir dan longsor yang menerjang sejumlah kecamatan di Jember, namun kami mengimbau warga untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem masih terjadi selama beberapa hari ke depan," ujarnya.
Baca juga: Baznas salurkan zakat fitrah ke daerah terdampak banjir rob di Bekasi
Baca juga: Penyintas bencana di Pidie Jaya harapkan relokasi ke hunian layak
Baca juga: Yon Zipur 16/DA percepat pembangunan jembatan bailey di Aceh Utara
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































