Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan posisi kebijakan luar negerinya Indonesia memelihara persahabatan dengan semua kekuatan dunia, dan Indonesia berkomitmen tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
Di hadapan kelompok kiai, ulama, serta pejabat negara, Presiden Prabowo menjelaskan pilihannya itu merupakan jalan yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa.
"Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintahan saya dan semua pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, dengan semua negara, dengan semua kekuatan. Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Kita hormati semua kekuatan dunia, yang besar maupun yang kecil," kata Presiden Prabowo saat berpidato dalam acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam.
"Ini adalah jalan yang telah ditunjuk oleh pendiri-pendiri bangsa kita. Ini juga ditunjuk oleh hampir semua guru-guru agama dari semua agama bahwa kita akan berusaha sangat keras untuk menjaga perdamaian," sambung Presiden.
Komitmen Presiden dan pemerintahan yang dia pimpin untuk menjaga perdamaian menjadi salah satu fokus dalam pidato Presiden Prabowo dalam acara peringatan Nuzulul Qur'an malam ini.
Dalam pidato yang sama, Presiden Prabowo mengakui butuh kerja yang sangat keras untuk menjaga dan memelihara perdamaian.
"Tentunya menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tetapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras mencapai kesejahteraan dan keadilan. Kita sadari tidak mungkin (perdamaian, red.) jatuh dari langit tanpa ikhtiar dan usaha keras dari kita semua. Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang sangat besar," kata Presiden Prabowo.
Selepas membahas soal perdamaian, Presiden Prabowo kemudian memohon dukungan kelompok ulama, terutama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Saya berterima kasih kepada para ulama, para ustaz, para pemimpin masyarakat. Mari kita bersatu, mari kita bekerja keras, mari kita amankan dan selamatkan seluruh rakyat kita. Saya mohon doa terus, saya mohon dukungan, kita akan berhasil. Kita akan unggul, kita akan mengatasi semua kesulitan," ujar Presiden.
Baca juga: Juara MTQ internasional tampil di Istana, Prabowo beri apresiasi
Baca juga: Prabowo gelar Nuzulul Quran di Istana Negara dihadiri 250 tamu
Baca juga: Prabowo panggil Menkeu hingga Gubernur BI rapat di Istana Jakarta
Pewarta: Genta Tenri Mawangi, Andi Firdaus
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































