Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Program Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama Alissa Wahid mengatakan penyusunan Peta Jalan NU 2026–2050 merupakan arah jangka panjang kepemimpinan NU pascamuktamar Lampung dan akan menjadi tanggung jawab kepengurusan yang baru.
“Menjadi visi dari kepengurusan Rais Aam dan Ketua Umum terpilih di Muktamar ke-35, tetap pokok-pokok haluan program ini harus menjadi acuan dan nanti akan dipertanggungjawabkan sepanjang masa kepemimpinan, baik melalui Munas-Konbes maupun melalui Muktamar ke-36 tahun 2031 nanti,” ujar Alissa Wahid dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, hal utama dalam peta jalan NU 2026-2050 adalah penguatan organisasi NU. Alissa mengungkapkan visi jangka panjang itu dinilai penting karena NU telah memasuki abad kedua dengan berbagai tantangan baru.
Baca juga: Pembentukan struktur pengurus PBNU diserahkan ke Rais Aam dan Ketum
Tantangan itu meliputi abad digital, geopolitik, hingga perkembangan psikologis masyarakat. Maka dari itu, PBNU perlu bertransformasi dan melakukan konsolidasi dalam menjawab tantangan tersebut.
Selain itu, Alissa menegaskan peta jalan juga diarahkan pada penguatan khidmah NU melalui empat pilar. Keempatnya mencakup pesantren dan Aswaja, kesejahteraan sosial-ekonomi warga NU, peningkatan keunggulan sumber daya manusia (SDM) NU, serta pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
“Kalau ini tanggung jawab ke dalam, begitu ya, kepada warga NU yang jumlahnya 57 persen dari umat Islam di Indonesia,” katanya
Selain khidmah ke dalam, kata dia, NU juga tetap memiliki tanggung jawab terhadap bangsa dan dunia. Menurut Alissa, posisi NU sebagai salah satu kekuatan sosial kemasyarakatan di Indonesia membuat khidmah untuk bangsa dan dunia menjadi bagian penting dari arah organisasi.
Baca juga: Ketua OC tegaskan tak ada peserta susupan di Muktamar ke-35 NU
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































