Pertamina siapkan layanan avtur di Bandara Notohadinegoro Jember

3 hours ago 2
merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas udara dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur bagian timur

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan layanan pengisian bahan bakar pesawat (Avtur) di Bandara Notohadinegoro untuk memperkuat ekosistem penerbangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Langkah itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas udara dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur bagian timur," kata Eksekutif General Manager PT Pertamina Patraniaga Regional JatimBaliNus Iwan Yudha Wibawa di Jember, Kamis.

Menurut dia, kehadiran layanan Avtur itu adalah respons cepat guna mendukung Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait dalam melayani masyarakat.

"Pertamina Patra Niaga selalu berupaya mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Jember. Bandara Notohadinegoro kini membutuhkan layanan Avtur yang berkelanjutan, dan kami siap memberikan sumber daya terbaik untuk menyokong perkembangan dunia penerbangan di sini," tuturnya.

Untuk tahap awal, lanjut dia, Pertamina telah menyiagakan sarana infrastruktur pengisian yang mumpuni guna melayani jadwal penerbangan yang ada.

Saat ini tersedia satu unit refueller, satu unit troli dispenser dan satu unit bridger untuk memastikan distribusi bahan bakar berjalan lancar.

"Kapasitas tangki yang kami siapkan mencapai 16 ribu liter. Dengan rata-rata kebutuhan sekitar 3 ribu liter setiap penerbangan, fasilitas itu sangat mencukupi untuk melayani beberapa jadwal penerbangan sekaligus dalam sehari," katanya.

Terkait rantai pasok, Iwan menjamin keamanan stok Avtur di Jember karena didukung oleh dua titik suplai utama yakni dari Depot Aviasi Juanda Surabaya dan Banyuwangi, sehingga secara pasokan, posisi Bandara Notohadinegoro sangat aman.

"Fokus Pertamina di Jember tidak melulu soal profit bisnis, melainkan lebih kepada peran aktif dalam pembangunan daerah karena kami melihat potensi Jember ke depan sangat besar," ujarnya.

Jika frekuensi penerbangan meningkat, pihak Pertamina tidak menutup kemungkinan untuk menambah armada refueller atau bahkan membangun Depot Aviasi permanen.

Dengan adanya kepastian layanan bahan bakar ini, Bandara Notohadinegoro diharapkan mampu kembali bergairah dan menjadi motor penggerak ekonomi, pariwisata, serta mobilitas warga Jember dan sekitarnya.

Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan dampak langsung dari pengisian BBM pesawat di Bandara Notohadinegoro mulai dirasakan masyarakat melalui penurunan harga tiket pesawat yakni harga tiket Jember-Jakarta yang sebelumnya Rp2 juta kini turun menjadi sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,5 juta.

"Penurunan harga tiket ini adalah bagian dari ikhtiar agar masyarakat Jember dapat menikmati layanan transportasi udara yang lebih terjangkau, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas aksesibilitas bagi rakyat," katanya.

Baca juga: Bandara Notohadinegoro tambah rute penerbangan Jember-Denpasar

Baca juga: Penerbangan di Bandara Jember tidak terganggu akibat erupsi Semeru

Baca juga: Penerbangan Jember-Jakarta segera dibuka kembali pada November 2025

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |