ITS buka Prodi S1 Bioteknologi untuk dorong kemandirian bangsa

4 hours ago 4

Surabaya (ANTARA) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka Program Studi (Prodi) S1 Bioteknologi di bawah Departemen Biologi, Fakultas Sains, dan Analitika Data (FSAD).

Ketua Prodi Bioteknologi ITS, Triono Bagus Saputro, di Surabaya, Rabu, mengatakan bahwa pendirian prodi ini merupakan langkah strategis guna mendukung kemandirian bangsa, terutama dalam industri berbasis bioteknologi.

Menurut dia, Indonesia masih bergantung pada impor berbagai produk bioteknologi, seperti vaksin, kosmetik, dan obat-obatan, padahal memiliki sumber daya alam dan tenaga ahli yang berpotensi besar.

“Kami ingin membangun ekosistem bioteknologi yang lebih mandiri dengan mencetak lulusan yang mampu berkontribusi dalam berbagai sektor industri, termasuk farmasi, pengelolaan lingkungan, hingga bioteknologi forensik,” kata Triono.

Prodi S1 Bioteknologi ITS dirancang dengan kurikulum yang menyesuaikan perkembangan industri dan teknologi saat ini. Beberapa bidang ilmu yang akan diajarkan meliputi biologi molekuler, genetika, mikrobiologi, biokimia, serta bioteknologi forensik.

ITS juga menyiapkan sepuluh laboratorium dan greenhouse sebagai fasilitas pendukung bagi para mahasiswa.

“Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kami optimistis dapat memberikan pendidikan berkualitas yang mendukung pengembangan riset dan inovasi di bidang bioteknologi,” ujarnya.

Triono menambahkan bahwa lulusan Prodi Bioteknologi ITS memiliki prospek karier yang luas, mulai dari industri farmasi, quality control perusahaan, hingga bidang akademik dan penelitian. Pembukaan prodi ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-12 mengenai konsumsi serta produksi yang bertanggung jawab.

Sebagai informasi, Prodi S1 Bioteknologi ITS menerima 40 mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 12 kuota, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebanyak 16 kuota, dan Seleksi Mandiri ITS sebanyak 12 kuota.

“Kami mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dan berkontribusi dalam kemajuan ilmu bioteknologi di Indonesia,” kata Triono.

Baca juga: ITS siapkan lima prodi baru pada SNBP dan SNBT 2025

Baca juga: ITS dipercaya SKK Migas mitra strategis ketahanan energi nasional

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |