Pelita Air upayakan layani rute internasional Singapura pada Maret

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Pelita Air mengupayakan bisa membuka rute internasional reguler ke Singapura sebagai bagian dari ekspansi jaringan penerbangan untuk memperluas cakupan layanan dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

"Direncanakan kita ada satu rute internasional yang sedang kita siapkan. Rencana kita akhir Maret 2025 mungkin (buka rute ke Singapura), kita usahakan," kata Direktur Niaga Pelita Air Asa Perkasa ditemui di Jakarta, Kamis.

Dia menyampaikan bahwa rencana pembukaan rute internasional tersebut akan melayani sekali penerbangan dalam sehari.

"Harapannya kita bisa buka rute Jakarta-Singapura. Buka Jakarta-Singapura setiap hari satu kali (penerbangan)," ujar Asa.

Ia menuturkan bahwa pada awalnya Direktur Utama Pelita Air Dendy Kurniawan menargetkan pembukaan rute baru tersebut bisa dilakukan sebelum Lebaran 2025.

"Target dari Pak Dirut itu sebelum Lebaran sudah buka, tapi agak susah gitu. Jadi mudah-mudahan bisa dibuka di bulan Maret. Cuma apakah sebelum atau mendekati Lebaran, itu mungkin harapan kita bersama ya bisa di bulan Maret sudah buka Singapura," tuturnya.

Maskapai milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut awalnya hendak membuka dua rute internasional, selain Singapura, juga akan dibuka ke Bangkok, Thailand.

Namun, Asa menyebutkan akibat pesawat tambahan yang dipesan berkurang menjadi empat dari enam yang ditargetkan, maka rute ke Bangkok tahun ini belum bisa dilakukan.

"Jadi Bangkok kelihatannya belum bisa tahun ini, karena jumlah pesawat yang kita datangkan ternyata tidak bisa sebanyak yang kita rencanakan sebelumnya. Jadi rutenya mungkin untuk internasional baru Singapura dulu," ucapnya.

Selain rute internasional, maskapai itu juga akan membuka rute domestik Jakarta-Makassar-Ambon di tahun ini.

"Tahun ini (2025) harapan kami di semester dua, kita sudah bisa buka Jakarta-Makassar-Ambon, Jadi itu mungkin yang sudah dalam plan kami, mudah-mudahan tidak ada halangan," ucapnya.

Pelita Air saat ini memiliki 12 armada pesawat dan melayani 15 kota dengan 16 rute penerbangan di antaranya Jakarta ke Bali, Yogyakarta, Surabaya, Aceh, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Lombok, Kendari dan Sorong.

"Jadi sementara baru itu dan tadi saya sudah sampaikan, tahun ini kita rencana buka juga Makassar sama Ambon. Jadi akan menambah jumlahnya," terang Asa.

Diketahui, Pelita Air memastikan empat pesawat tambahan tiba pada tahun 2025, guna menambah armada yang sudah memiliki yakni 12 pesawat dengan tipe Airbus 320.

Rencana awal maskapai tersebut pada tahun ini akan menambah armada sehingga bisa memiliki 18 pesawat, namun situasi pasar dan pasokan pesawat menyebabkan mereka hanya bisa menambah empat pesawat.

Empat pesawat tambahan tersebut sudah dipastikan segera tiba. Namun, keempat pesawat tersebut akan tiba secara bertahap, satu pesawat diperkirakan baru tiba pada akhir Juni 2025.

Sementara itu, tiga pesawat lainnya diperkirakan akan tiba pada kuartal keempat 2025, tepatnya sekitar bulan November dan Desember.

Baca juga: Pelita Air siapkan 5.000 kursi penerbangan tambahan libur Lebaran 2025

Baca juga: Pelita Air serahkan hadiah pemenang "High Spender Pelita Air 2024"

Baca juga: Erick Thohir sebut merger Garuda dan Pelita masih dikaji

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |