Pematangsiantar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematang Siantar, Sumatera Utara, membuka pendaftaran peserta Program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) Batch IV dengan batas akhir 18 Maret 2025.
Melalui Program WUBI, BI Pematang Siantar berupaya membantu pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.
"Pelaku usaha dipersilakan mendaftar melalui https://bit.ly/WUBI 2025 dengan batas akhir 18 Maret 2025," kata Kepala Perwakilan BI Pematang Siantar, Muqorobin di Pematangsiantar, Sumut, Jumat.
Syaratnya, WNI berdomisili di Kota Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batubara, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, dan Labuhan Batu Selatan, yang merupakan wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar.
Muqorobin berharap melalui Program WUBI, dapat menciptakan pola pikir wirausaha yang memiliki kemampuan berpikir terbuka dan adaptif, hingga dapat mengoptimalkan berbagai peluang yang ada.
Lebih lanjut dikatakan Muqorobin, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian dan harus terus dikembangkan untuk mendukung stabilitas ekonomi.
Pengembangan UMKM secara berkelanjutan merupakan salah satu upaya memperkuat perekonomian lokal dan memperkenalkan produk dan jasa unggulan dari masing-masing daerah.
Namun dalam upaya memperkuat UMKM tersebut, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi seperti adaptasi teknologi yang terbatas dan manajemen keuangan yang cukup lemah.
"Dalam upaya mendorong pengembangan UMKM itulah, kami melaksanakan Program WUBI," katanya.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, perlu memiliki usaha yang telah dilaksanakan minimal dua tahun dan diutamakan bergerak di bidang kuliner, fesyen atau kriya.
Selain itu, usaha yang dilaksanakan juga diutamakan memiliki legalitas/izin usaha/produk, serta belum pernah menjadi pemenang program wirausaha dari instansi lain.
Pemilik usaha juga diharapkan berkomitmen mengikuti seluruh program dan membutuhkan pendampingan usaha.
Baca juga: BI Sumut: Sumatranomics 2025 perkuat pertumbuhan ekonomi inklusif
Baca juga: DPR nilai penurunan BI-Rate jadi sinyal positif bagi pelaku UMKM
Baca juga: BI beri insentif bagi bank tingkatkan pembiayaan kepada UMKM
Pewarta: Juraidi dan Waristo
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025