Pelatih sebut fokus pemain Persik kurang bagus saat lawan Bhayangkara

3 months ago 36

Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee menyebutkan bahwa fokus pemainnya kurang bagus saat kalah tipis 0-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung pada lanjutan BRI Super League.

"Secara keseluruhan kami menang kendali, namun gol di menit-menit awal laga menunjukkan fokus pemain yang tidak begitu bagus," katanya pada Konferensi pers usai laga melawan Bhayangkara di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Jumat.

Dia pun mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang kurang bagus saat melawan tuan rumah dan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh guna menatap pertandingan selanjutnya.

"Bagi saya dan pemain mungkin ini hasil yang sangat mengecewakan, tapi ada hikmahnya mungkin ke depan kami akan berbenah untuk mengevaluasi apa yang menjadi kesalahan pada pertandingan ini agar ke depannya lebih baik lagi," kata dia.

Baca juga: Bhayangkara Lampung tumbangkan Persik Kediri 1-0

Ong Kim Swee tidak mempermasalahkan lapangan Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim yang di beberapa bagian bola tidak bisa lancar untuk meluncur akibat adanya genangan air.

"Bagi saya ini tidak menjadi satu alasan. Lapangan yang tidak begitu baik bukan hanya untuk tim kami tapi Bhayangkara juga sebagai tuan rumah, jadi hal ini bukan alasan kekalahan kami," kata dia.

Dengan hasil ini Bhayangkara Presisi Lampung naik ke posisi lima dari enam pertandingan yang masing-masing terdiri dari dua kali kemenangan, dua kali kalah dan dua kali imbang.

Sementara itu persik harus iyaa berada di posisi delapan dari enam pertandingan yang hasilnya masing-masing dua menang satu imbang dan tiga kekalahan.

Persik Kediri harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung 0-1 melalui gol yang dicetak oleh Dendi Sulytiawan pada menit ke-7 dengan tandukannya yang memanfaatkan sepak pojok dari Moises.

Baca juga: Paul Munster sebut Bhayangkara Lampung semakin baik dalam bermain

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |