Mentan gandeng 44 bupati perkuat pengembangan bioetanol dari hulu

39 minutes ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melibatkan 44 bupati dari berbagai daerah untuk mempercepat pengembangan kawasan bioetanol berbasis tebu, singkong, dan jagung guna memperkuat kemandirian energi nasional.

Amran mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) mulai menggerakkan pengembangan bioetanol dengan mengonsolidasikan pemerintah daerah untuk memetakan potensi lahan, komoditas, serta kesiapan wilayah dalam mendukung rantai pasok energi berbasis pertanian.

"Untuk mempercepat realisasi program, Kementan menggandeng 44 bupati dari berbagai daerah dalam konsolidasi pengembangan kawasan," kata Mentan usai Rapat Koordinasi Percepatan Pengembangan Bioetanol bersama 44 bupati dari berbagai daerah sentra produksi di Jakarta, Senin.

Menurutnya, keterlibatan 44 bupati tersebut diarahkan untuk membangun kawasan produksi bahan baku bioetanol yang terintegrasi, sehingga pengembangan industri tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas pengolahan.

Baca juga: ESDM: Mandatori BBM E20 bergantung pada kesiapan bahan baku

Pemerintah menyiapkan pengembangan lahan hingga 2 juta hektare sebagai fondasi pembangunan industri bioetanol nasional sekaligus memperkuat ketersediaan bahan baku dari sektor pertanian dalam negeri.

Mentan mengatakan pengembangan bioetanol membutuhkan dukungan hulu yang kuat melalui peningkatan produksi komoditas utama seperti tebu, ubi kayu atau singkong, dan jagung.

Menurut dia, pengembangan bioetanol merupakan bagian dari agenda besar pemerintah untuk memperkuat kedaulatan energi, pangan, dan protein dengan memanfaatkan potensi pertanian nasional.

“Intinya adalah bagaimana kita berdaulat energi, pangan, protein. Insya Allah Indonesia menjadi negara besar, negara superpower ke depan,” kata Mentan.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |