Jaktim manfaatkan kemarau untuk bersihkan saluran air cegah banjir

42 minutes ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur memanfaatkan musim kemarau untuk membersihkan saluran air sebagai langkah mencegah banjir saat musim hujan tiba.

"Sepanjang musim kemarau, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengagendakan pembersihan saluran air berskala mikro, makro," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Senin.

Kegiatan bersih-bersih juga dilakukan terhadap saluran penghubung (Phb), baik pembersihan sampah hingga pengerukan lumpur dan dasar saluran air.

Menurut Munjirin, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pekerjaan tersebut karena kondisi saluran lebih mudah dipantau dan ditangani dibandingkan ketika curah hujan tinggi.

"Memanfaatkan musim kemarau ini, kita bisa melihat dengan jelas saluran ini seberapa dalam lumpurnya, seberapa kotor dari sampahnya, maka itu kita rutin laksanakan di setiap wilayah," ujar Munjirin.

Munjirin menjelaskan kegiatan bersih-bersih saluran air dilaksanakan rutin di setiap wilayah Jakarta Timur pada Selasa, Jumat, dan Minggu.

"Tentunya ini sebagai upaya menjaga seluruh saluran air di Jakarta Timur bersih dan berfungsi maksimal ketika musim penghujan," ucap Munjirin.

Munjirin mengimbau seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada saluran air agar sampah tidak menumpuk dan menyumbat saluran air.

"Tentunya kalau sudah dibersihkan, masyarakat sekitar bisa menjaga dengan baik dan memonitor untuk tidak membuang sampah, limbah," kata Munjirin.

Adapun kerja bakti bersih-bersih saluran dilaksanakan pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air Kecamatan Jatinegara.

Lalu, Satgas Bina Marga Kecamatan Jatinegara, Satgas Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Jatinegara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga warga setempat.

Sebelumnya, pembersihan dan pengerukan juga telah dilakukan di sejumlah saluran dan kali, di antaranya di wilayah Ciracas, Cakung Barat, dan Kecamatan Jatinegara.

"Kita semua bergerak. Ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat, ditambah kegiatan kerja bakti pada hari Minggu," ujar Munjirin.

Munjirin berharap dengan bertambahnya kapasitas tampungan, air hujan dapat lebih banyak tertampung di dalam saluran sehingga tidak meluap dan menggenangi badan jalan maupun lingkungan sekitar.

Baca juga: Jaktim maksimalkan tampungan air lewat grebek lumpur di saluran Phb

Baca juga: Pemkot Jaktim siapkan truk tangki untuk antisipasi krisis air bersih

Baca juga: Pemkot Jaktim perbaiki jalan rusak di Cipinang Melayu

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |