Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka ruang sinergi dengan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) provinsi itu untuk memperkuat riset dan inovasi dalam menjawab persoalan masyarakat.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan ICMI. Mari menjadikan kecendekiawanan sebagai kekuatan untuk memecahkan berbagai persoalan di Indonesia," kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin.
Menurut Khofifah, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi ruang pengembangan pengetahuan karena memiliki kekuatan pangan, sumber daya alam, serta sumber daya manusia yang besar.
Baca juga: Pemprov Jatim perkuat kolaborasi riset dan hilirisasi dengan BRIN
"Jawa Timur dengan 42 juta jiwa penduduk dan berbagai potensi lainnya adalah sebuah laboratorium hidup atau Living Laboratory bagi para akademisi. Kami optimistis berbagai penelitian, pengabdian masyarakat, dan program inovasi perguruan tinggi secara konsisten dapat diimplementasikan di sini," ucapnya.
Ia mengatakan Pemprov Jawa Timur siap membuka ruang kolaborasi agar hasil riset perguruan tinggi tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang diterapkan untuk kepentingan masyarakat.
Khofifah menyebut Jawa Timur memiliki 7.347 pondok pesantren dengan sekitar 660 ribu santri serta lebih dari 41 ribu ustadz dan ustadzah yang menjadi bagian dari kekuatan sumber daya manusia daerah.
"Jawa Timur ini bisa dibilang adalah paket lengkap. Sebagai wilayah Lumbung Pangan Nasional yang memiliki sumber daya alam beragam, Jatim juga menjadi salah satu lumbung sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Indonesia," ujarnya.
Ketua Umum ICMI Pusat sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria mengatakan potensi sumber daya alam dan intelektual di Jawa Timur dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat kebijakan berbasis bukti ilmiah.
Baca juga: BRIN dorong masyarakat di Jatim turut aktif konservasi bunga bangkai
Baca juga: Ketua ICMI dorong cendekiawan Muslim lakukan riset inovatif
"Jawa Timur itu kaya akan sumber daya alam dan kaya akan intelektual. Banyak kampus top ada di Jawa Timur. Saya kira ini adalah kekuatan yang sangat besar," katanya.
Arif berharap ICMI Jawa Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu membangun teknologi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berharap keberadaan ICMI tidak hanya ditandai dengan besarnya organisasi, tetapi juga dampak pengabdian yang diberikan kepada masyarakat.
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































