Menko Zulhas tegaskan KNMP upaya penguatan kesejahteraan nelayan RI

1 month ago 5

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia melalui penguatan sarana perikanan sehingga meningkatkan daya tawar hasil tangkapan.

"Bayangin aja nelayan kita itu kan rajin-rajin, dia melaut dapat ikan. Ikannya banyak, sampai di darat dia nggak punya daya tawar. Tengkulak bermain," kata Zulhas usai rapat koordinasi terbatas dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan pejabat lainnya di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih sepanjang 2026 sebagai langkah memperkuat kesejahteraan nelayan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan melalui penyediaan infrastruktur yang lebih modern dan terintegrasi.

Zulhas mengatakan program tersebut merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperbaiki sistem usaha perikanan dari hulu hingga hilir secara menyeluruh.

Baca juga: KKP latih 5.153 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

Menurut dia, selama ini nelayan mampu memperoleh hasil tangkapan melimpah ketika melaut, tetapi sering kehilangan daya tawar saat menjual ikan karena keterbatasan fasilitas penyimpanan dan pemasaran.

Kondisi tersebut membuat nelayan kerap menjual hasil tangkapan kepada tengkulak dengan harga rendah karena ikan harus segera dipasarkan sebelum mengalami penurunan mutu maupun membusuk.

Melalui Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah membangun balai lelang, cold storage, pabrik es, tambatan kapal, serta menghubungkan distribusi hasil tangkapan dengan pasar yang lebih luas dan terintegrasi.

Dengan fasilitas tersebut, nelayan memiliki pilihan menyimpan hasil tangkapan ketika harga rendah sehingga tidak lagi terpaksa menjual ikan kepada tengkulak dengan harga yang merugikan.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |