Masjid Istiqlal kirim bantuan kemanusiaan ke Aceh Tamiang

7 hours ago 4
Fokus bantuan ini tidak hanya pada kebutuhan darurat, tetapi juga untuk memulihkan kembali masjid-masjid yang terdampak bencana, menyediakan akses air bersih, serta mempersiapkan dukungan pemulihan trauma sosial pascabencana

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bersama Istiqlal Global Fund (IGF) menyalurkan bantuan yang berasal dari jamaah Masjid Istiqlal kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh Tamiang sebagai aksi nyata kepedulian kemanusiaan.

Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat (Sosdaum) BPMI Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara jamaah Masjid Istiqlal, BPMI, IGF, PMI, serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai mitra strategis di lapangan.

“Fokus bantuan ini tidak hanya pada kebutuhan darurat, tetapi juga untuk memulihkan kembali masjid-masjid yang terdampak bencana, menyediakan akses air bersih, serta mempersiapkan dukungan pemulihan trauma sosial pascabencana,” ujar Abu Hurairah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Baca juga: TNI kembali kerahkan alutsista udara untuk kirim logistik ke Aceh

Berbagai bantuan untuk pemulihan tersebut diserahkan langsung di lokasi terdampak melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang.

Abu mengatakan kehadiran langsung tim BPMI dan IGF di Aceh Tamiang merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan amanah jamaah Masjid Istiqlal tersalurkan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

“Masjid kami pandang sebagai pusat pemulihan umat, baik secara spiritual maupun sosial,” ucapAbu Hurairah.

Baca juga: Mendag: Pasar di Aceh Tamiang sudah 80 persen beroperasi pascabencana

Sementara itu Direktur Utama IGF Ahsanul Haq menegaskan penanganan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang.

“Setelah interaksi langsung dengan saudara saudara kita di Tamiang, Ke depan, IGF akan mengajak mitra-mitra IGF, khususnya dari sektor industri riil, untuk berperan aktif dalam membangun trauma center serta melakukan penataan kembali wilayah terdampak,” ujar Ahsanul Haq.

Penataan yang dimaksud, kata dia, diarahkan pada perbaikan sarana ibadah, infrastruktur pendidikan, sekaligus membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya perbaikan dan pelestarian lingkungan.

Baca juga: Kemenkes kirim 119 relawan guna layanan pascabencana di Aceh Tamiang

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |