Jakarta (ANTARA) - Kesatria Bengawan Solo (KBS) menjalani laga pembuka Indonesian Basketball League (IBL) dengan hanya menurunkan sembilan pemain tanpa diperkuat pemain asing karena kendala kelengkapan administrasi sesuai regulasi liga.
Mengutip keterangan resmi IBL di Jakarta, Sabtu, keputusan tersebut ditegaskan Manager Games Operation IBL, Gracia Ken, yang menyatakan bahwa penurunan pemain KBS dilakukan berdasarkan kesepakatan dalam Technical Meeting serta mengacu pada peraturan yang berlaku demi menjaga integritas kompetisi.
Sesuai Peraturan Pertandingan IBL versi 10 BAB III Pasal 5 ayat 2, setiap pemain asing wajib memiliki dokumen perizinan kerja berupa visa kerja dan KITAS sebagai pemain agar dapat diturunkan dalam pertandingan resmi.
Baca juga: Roster Kesatria Bengawan Solo untuk IBL 2026
Dalam agenda Technical Meeting sebelum musim dimulai, KBS sebenarnya mendaftarkan 12 pemain, termasuk tiga pemain asing, untuk laga pembuka kompetisi.
Namun, forum tersebut juga menyepakati bahwa apabila hingga 90 menit sebelum tip-off dokumen administrasi pemain asing belum diterima oleh pihak IBL, maka tim hanya diperbolehkan memainkan pemain yang telah memenuhi seluruh persyaratan.
Hingga batas waktu yang ditentukan tersebut, dokumen administrasi tiga pemain asing KBS belum diterima oleh IBL, sehingga klub asal Solo itu harus bermain dengan komposisi sembilan pemain lokal.
Adapun tiga pemain asing KBS yang belum dapat diturunkan pada laga pembuka adalah Kentrell Barkley, Rashad Deandre Vaughn, dan Deon Marshall Thomson.
IBL menegaskan bahwa penerapan regulasi ini dilakukan secara konsisten untuk seluruh peserta liga guna memastikan kepatuhan administratif serta menjaga profesionalisme dan kredibilitas kompetisi basket nasional.
Baca juga: Rans buka perjalanan di IBL 2026 dengan bungkam Kesatria 101-63
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































