Kemendukbangga gelar kegiatan pelayanan KB di pasar tradisional

4 hours ago 3
Maksud kegiatan ini untuk mendekatkan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat

Bantul (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar kegiatan bertajuk "Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Serentak di Pasar Tradisional" pada 26 Februari 2025 di banyak pasar tradisional di Indonesia.

"Maksud kegiatan ini untuk mendekatkan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat," kata Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji saat meninjau pelaksanaan kegiatan yang dikenal sebagai "Gerebek Pasar" melalui zoom meeting dari pasar tradisional Madiun Jawa Timur, Rabu.

Baca juga: Wamen Dukbangga/BKKBN cek penerapan MBG di Kabupaten Tangerang

Di setiap kabupaten/kota aksi ini setidaknya dilaksanakan di satu pasar tradisional, termasuk di Pasar Bantul dan tujuh pasar lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Di Pasar Bantul, kegiatan KIE Kespro (Kesadaran, Informasi dan Edukasi-Kesehatan Produksi) dan upaya menjaring akseptor dilakukan sejak pasar mulai ramai sekitar pukul 07.00 pagi.

Hadir di Pasar Bantul, Sekretaris Perwakilan BKKBN DIY Rohdihiana Sumariati beserta Ketua Tim Kerja KBKR Fathurachman dan Kepala Dinas P3APPKB Bantul Ninik Istitarini.

Perwakilan BKKBN DIY Rohdihiana Sumariati mengatakan, pada kegiatan tersebut para penyuluh KB dari Kapanewon (Kecamatan) Bantul serta dari kapanewon lainnya menyerbu pasar.

"Hasilnya, sejumlah alat kontrasepsi kondom dibagikan kepada para bapak yang mengantar istri ke pasar pagi itu, serta pil KB bagi ibu-ibu," katanya.

Baca juga: BKKBN tanamkan nasionalisme lewat Genre hadapi tren #KaburAjaDulu

Menurut dia, KIE dan konseling yang dilakukan juga berhasil menjaring calon akseptor IUD, implant dan MOW (metode operasi wanita) serta MOP (metode operasi pria), yang pelayanannya dilakukan di RSUD Panembahan Senopati.

"Pasar tradisional dipandang sebagai salah satu lokasi yang strategis untuk mendekatkan akses layanan program KB dan Kespro," katanya.

Pasar tradisional merupakan pusat interaksi sosial dan ekonomi yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai latar belakang termasuk ibu rumah tangga, remaja putri, serta pedagang, buruh angkut dan pekerja pasar lainnya.

Para pedagang dan pekerja pasar lainnya seperti kuli panggul, petugas kebersihan, dan keamanan pasar memiliki keterbatasan waktu untuk hadir ke fasilitas pelayanan kesehatan meskipun di lain pihak kebutuhan mereka akan layanan KB dan Kespro sangat tinggi.

Baca juga: MBG untuk ibu hamil guna pastikan kecukupan gizi kelompok rentan

Kegiatan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Serentak di Pasar Tradisional" yang diselenggarakan Kemendukbangga di Pasar Bantul, DIY, Rabu (26/2/2025). (HO-Kemendukbangga)

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |