Penajam Paser Utara (ANTARA) - Sekolah Dasar (SD) Negeri 020 di Desa Bumi Harapan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, yang masuk wilayah Kota Nusantara, siap menjadi sekolah maju di ibu kota Indonesia itu.
"Kami mulai hari ini tempati gedung baru di lokasi baru yang tidak khawatir banjir setiap musim hujan," ujar Kepala SD Negeri 020 Kecamatan Sepaku Pujianto di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu, (26/2).
"Dengan fasilitas lebih lengkap dan lingkungan aman, SD Negeri 020 siap jadi sekolah maju di Kota Nusantara," kata Pujianto usai melakukan penandatangan dokumen serah terima bangunan gedung sekolah dari Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA MDR).
"SD Negeri 020 memang langganan banjir sejak 1988, karena lokasi berada di cekungan dan berada di sempadan sungai," jelasnya.
YPA-MDR kemudian menawarkan untuk membangun gedung sekolah baru dan disambut dengan antusias. Pemerintah kabupaten melalui pemerintah desa menyiapkan lahan di lokasi baru bebas banjir dengan luas sekitar dua hektare.
"Kami merasa bersyukur sekolah sudah rampung di lokasi baru dengan bangunan modern dengan fasilitas lengkap, yang sepenuhnya dibiayai YPA-MDR," jelasnya lagi.
SD Negeri 020 di lokasi baru di Desa Bumi Harapan tersebut mulai dikerjakan pada November 2023, setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Joko Widodo yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden.
Menurut dia, SD Negeri 020 Kecamatan Sepaku bakal dijadikan sekolah digital untuk mendukung perkembangan pendidikan di era teknologi, sehingga menjadi maju dan unggul menuju sekolah standar internasional.
Baca juga: RSUD Sepaku Penajam siap dukung layanan kesehatan ibu kota Indonesia
SD Negeri 020 Kecamatan Sepaku, kini memiliki ruang terbuka hijau, laboratorium ilmu pengetahuan, laboratorium komputer dan perpustakaan digital, juga fasilitas olahraga untuk mendukung perkembangan fisik dan intelektual para peserta didik.
Kemudian terdapat 12 ruang kelas, dan memberikan lingkungan pembelajaran kelas dilengkapi teknologi terkini hemat energi, serta fasilitas yang mendorong perkembangan holistik dan keunggulan akademik.
Baca juga: OIKN tanggapi banjir di Kecamatan Sepaku
"Kami fokus menyetarakan kualitas dengan sekolah internasional, dengan konsep sekolah digital sejalan dengan pembangunan Kota Nusantara," katanya.
Pemindahan dan pembangunan gedung sekolah di lokasi baru untuk memastikan kenyamanan dan keamanan peserta didik dan tenaga pendidik dalam kegiatan belajar mengajar, demikian Pujianto.
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025