HKI sebut pelibatan perguruan tinggi di hilirisasi pacu investasi

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menilai pelibatan perguruan tinggi dalam proyek hilirisasi nasional menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya tarik investasi strategis ke Tanah Air.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana dalam penyataan di Jakarta, Jumat menyatakan sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah dinilai mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus memastikan proyek hilirisasi memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Penilaian tersebut disampaikannya menyusul arahan Presiden Republik Indonesia kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi yang menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam mendukung investasi strategis dan proyek hilirisasi.

Arahan itu, lanjut dia, mempertegas kebutuhan kolaborasi lintas sektor guna memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Baca juga: Rosan ungkap berbagai proyek siap "groundbreaking" Februari 2026

Ma'ruf mengatakan bahwa penekanan Presiden terhadap dukungan perguruan tinggi pada 18 proyek strategis hilirisasi yang dikelola Danantara mencerminkan arah kebijakan yang semakin terintegrasi antara pengembangan sumber daya manusia, riset, dan investasi.

“HKI melihat arahan Presiden sebagai sinyal kuat bahwa pembangunan industri ke depan harus bertumpu pada kesiapan SDM (sumber daya manusia), riset terapan, dan inovasi. Ini sangat relevan untuk memastikan investasi strategis benar-benar memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ujar dia.

Menurut HKI, keterlibatan perguruan tinggi melalui penyelarasan kurikulum, penguatan riset terapan, dan penciptaan talenta yang sesuai kebutuhan industri akan meningkatkan kepastian bagi investor.

Dalam konteks ini, Danantara berperan mempercepat pembiayaan dan pelaksanaan proyek hilirisasi, sementara kawasan industri menjadi simpul eksekusi yang memastikan proyek berjalan efektif melalui ketersediaan lahan siap bangun, utilitas, dan ekosistem usaha yang terintegrasi.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |