CT Group jajaki kemitraan teknologi tinggi dengan UI, PTDI dan ITB

1 month ago 10

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi CT Group Vietnam menjajaki peluang kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga di Indonesia, termasuk Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (Lemtek UI), PT Dirgantara Indonesia (PTDI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pimpinan CT Group Vietnam, Tran Kim Chung menyebut pertemuan tersebut membahas pengembangan teknologi tinggi, riset dan inovasi, industri dirgantara, hingga penguatan sumber daya manusia.

"Kolaborasi kami dengan Lemtek UI dirancang untuk menjembatani keunggulan akademik dengan implementasi industri. Tujuannya bukan hanya melakukan riset, tetapi menghasilkan inovasi praktis yang mendukung prioritas pembangunan nasional Indonesia,” ujar Tran Kim Chung dalam keterangan tertulis pada Selasa.

Dalam pertemuan dengan Lemtek UI, CT Group Vietnam mengeksplorasi kolaborasi di bidang Digital Twin, Low Altitude Economy (LAE), Unmanned Aerial Vehicles (UAV), infrastruktur pintar, kecerdasan buatan, pemetaan digital, sistem otonom, dan solusi mobilitas masa depan.

Kerja sama juga diarahkan untuk mendorong komersialisasi hasil riset melalui program inovasi bersama, inkubasi teknologi, pengembangan startup, serta proyek percontohan.

Sementara itu, pertemuan dengan PT Dirgantara Indonesia membahas peluang kemitraan di bidang teknologi kedirgantaraan dan industri penerbangan masa depan.

Kerja sama yang dijajaki mencakup pengembangan UAV, rekayasa kedirgantaraan, manufaktur maju, integrasi teknologi, layanan pemeliharaan, pengembangan tenaga kerja, riset bersama, hingga potensi ekspor ke pasar regional.

CT Group Vietnam juga bertemu dengan ITB untuk membahas pengembangan riset bersama, inovasi rekayasa, komersialisasi teknologi, pengembangan Digital Twin dan UAV, inkubasi startup, serta program pengembangan talenta.

Inisiatif jangka panjang yang turut dieksplorasi meliputi beasiswa, pertukaran dosen dan mahasiswa, laboratorium bersama, pusat riset kolaboratif, serta pendidikan teknik yang lebih terhubung dengan kebutuhan industri.

"Human capital adalah salah satu investasi paling berharga bagi setiap negara. Melalui kolaborasi dengan ITB, kami ingin membantu mengembangkan insinyur, peneliti, inovator, dan wirausahawan berkeahlian tinggi yang akan menjadi penggerak transformasi industri dan ekonomi digital Indonesia di masa depan,” kata Tran Kim Chung.

Baca juga: CT Group Vietnam bidik kemitraan strategis jangka panjang di Indonesia

Baca juga: RI-Vietnam perkuat kerja sama teknologi untuk sektor ekonomi digital

Baca juga: RI jajaki kerja sama teknologi pembayaran digital dengan Vietnam

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |