Medan (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di sebagian wilayah Sumatera Utara yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Prakirawan BBMKG WIlayah I Medan Putri Diana, di Medan, Sabtu, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu (16/2) sore dan malam hari.
"Potensi hujan sedang hingga lebat tersebut harus diwaspadai karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," katanya.
Baca juga: Cuaca hari ini, mayoritas kota besar diguyur hujan ringan-berpetir
Secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Minggu (16/2) dini hari berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Asahan, Batubara, Tanjungbalai, Labuhanbatu, dan Padang Lawas Utara.
"Pagi hari cerah berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Asahan, Labuhanbatu, dan Nias Selatan," ujarnya.
Sementara pada siang dan sore hari berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.
Pada malam hari juga berpotensi hujan lebat di sejumlah wilayah Sumatera Utara seperti Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, dan Toba.
Baca juga: BMKG prakirakan wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Sabtu
"Suhu udara berkisar 14-33 derajat Celcius, kelembaban udara 68-98 persen dan angin bertiup dari selatan hingga barat dengan kecepatan 3-8 km per jam," katanya.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Indah Riandiny menyebutkan gelombang di perairan Aceh dan Sumatera Utara pada Sabtu malam hingga Minggu diprakirakan rendah atau antara 0,5-1,25 meter.
Kondisi tersebut berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, perairan Sabang-Banda Aceh, perairan Lhokseumawe, Selat Malaka bagian tengah, perairan barat Aceh, perairan Meulaboh-Sinabang, dan perairan Nias-Sibolga.
Hanya di Samudera Hindia barat Aceh dan Samudera Hindia barat Nias yang gelombang lautnya diperkirakan mencapai 1,25-2,5 meter.
Baca juga: BMKG: Waspadai dampak Siklon Tropis Zelia di wilayah NTT
"Kondisi gelombang tersebut harus tetap menjadi perhatian karena gelombang maksimum dapat mencapai dua kali tinggi gelombang yang diperkirakan," katanya.
Pewarta: Juraidi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025