Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280 ribu penumpang kereta dari Jakarta memanfaatkan diskon tarif 30 persen untuk periode 14-29 Maret 2026 pada masa Angkutan Lebaran 2026.
"Khusus Daop 1 Jakarta terdapat 329 ribu tempat duduk kelas ekonomi komersial. Sisa tempat duduk kelas ekonomi komersial 49 ribu kursi," kata Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Kamis.
Adapun secara nasional, program diskon ini menyediakan total 1,2 juta tempat duduk khusus kelas ekonomi komersial.
Sementara itu, pada pagi hari ini tercatat 52.330 penumpang berangkat dari stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Sedangkan penumpang yang datang atau tiba mencapai 27.741 orang.
Selanjutnya Stasiun Cikarang (3.285 penumpang), Stasiun Jatinegara (1.697 penumpang) serta Stasiun Karawang (1.204 penumpang).
Untuk kedatangan terbanyak juga tercatat di Stasiun Pasar Senen, yakni 10.014 penumpang, diikuti Stasiun Gambir 7.634 penumpang, Stasiun Bekasi (4.031 penumpang), Stasiun Cikampek (910 penumpang) dan stasiun-stasiun lainnya seperti Cikarang, Jatinegara serta Karawang.
KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total kapasitas tempat duduk KA sebanyak 1.083.623 kursi. Tercatat, sebanyak 756.929 tiket telah terjual untuk periode 11 Maret -1 April 2026.
Baca juga: 730 ribu tiket kereta pada Angkutan Lebaran 2026 telah terjual
Dia menyebutkan bahwa rata-rata okupansi (keterisian tempat duduk) periode tanggal 11 Maret-1 April 2026, yakni 70 persen (data dinamis).
KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan KA jarak jauh reguler per hari, 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir, tujuh KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen serta empat perjalanan KA Motor Gratis.
Sejumlah kereta yang menjadi favorit penumpang dari Stasiun Gambir, antara lain Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran dan Batavia.
Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang banyak diminati, yakni Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta serta Progo.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































