Wanita yang coba akhiri hidup di sekitar Istana masih dirawat

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, wanita yang mencoba mengakhiri hidupnya di sekitar Istana Presiden masih dirawat di rumah sakit.

"Saat itu (waktu kejadian pada Minggu 22 Maret) juga sudah ditangani langsung dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sampai saat ini," kata Reynold di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pada saat kejadian petugas yang berada di lokasi langsung mencoba menenangkan korban agar tidak mengambil keputusan yang gegabah.

Selain itu, lanjut Reynold petugas juga berupaya memberikan rasa aman kepada korban sehingga bisa dapat dicegah dan korban dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diperiksa kesehatannya.

Setelah korban dirasa kooperatif, selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan pemeriksaan lanjutkan dan pemeriksaan psikologi.

"Kami mencoba berkoordinasi dengan pihak RSCM untuk pemeriksaan lanjutan dan psikologis korban," ujarnya.

Pada Minggu (22/3) seorang wanita berinisial JS diduga akan mengakhiri hidupnya, karena pada saat kejadian ditemukan seutas tali yang akan digunakan oleh korban.

Saat itu, ada petugas yang berhasil menggagalkan aksi korban dan kemudian korban langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari video yang beredar bahwa korban diduga depresi, namun hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya karena korban masih dilakukan perawatan secara intensif di RSCM.

Baca juga: Pegawai Bank Indonesia lompat dari lantai atas gedung

Baca juga: Kemenkes: Jakarta kemungkinan tertinggi gejala depresi-kecemasan

Baca juga: Penyebab pria beristri gantung diri di Jakarta Utara ditelusuri

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |