Pemerintah berhasil hubungkan Jalan Malalak yang putus akibat bencana

3 hours ago 3

Kabupaten Agam (ANTARA) - Pemerintah melalui PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) berhasil menghubungkan Jalan Malalak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang sepanjang 300 meter lebih.

"Jalan Malalak sepanjang 200 hingga 300 meter yang sebelumnya terputus sudah berhasil dihubungkan dua hari yang lalu," kata Pelaksana Lapangan HKI Subiantoro di Kabupaten Agam, Minggu.

Jalan yang berhasil dihubungkan tersebut tepat berada di kilometer 82+600. Jalan alternatif yang dibangun pada masa kepemimpinan Gubernur Gamawan Fauzi tersebut longsor akibat hujan deras yang mengguyur Malalak selama beberapa hari pada November 2025.

Meskipun Jalan Malalak sudah terhubung, Subiantoro menegaskan akses itu belum dibuka untuk umum, atau bagi kendaraan dari luar Kecamatan Malalak. Saat ini jalan tersebut baru bisa dilintasi khususnya bagi masyarakat lokal yang ingin ke daerah Balingka atau sebaliknya.

Baca juga: Menteri Maman tekankan penjualan UMKM Sumut dan Sumbar sudah normal

"Jalan itu pun hanya bisa dilintasi pada saat jam istirahat yakni pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB, dan pukul 17.00 WIB hingga sebelum pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Ia menyampaikan meskipun sudah bisa dilalui, HKI terus mengingatkan masyarakat Malalak yang ingin bertolak ke daerah Balingka atau sebaliknya, untuk selalu berhati-hati. Selain itu, jalan tersebut baru bisa dilintasi kendaraan roda dua.

"Dari arah Balingka ke Malalak itu sudah lancar, sementara dari Malalak ke Balingka masih rawan karena ada tanjakan yang masih signifikan," ujarnya mengingatkan.

Baca juga: Pemkab Agam usulkan perbaikan infrastruktur rusak ke kementerian

Tambahan informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sebesar Rp667 miliar untuk memulihkan atau memperbaiki Jalan Malalak di Kabupaten Agam yang terputus akibat bencana alam di akhir November 2025.

Untuk 2026 pemerintah terlebih dahulu menyiapkan anggaran sebesar Rp370 miliar. Sementara, sisanya disiapkan untuk pengerjaan 2027. Pemulihan Jalan Malalak tergolong vital sebab menghubungkan sejumlah kabupaten dan kota di Ranah Minang.

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |