Tangerang (ANTARA) - Tenaga kesehatan mendistribusikan masker dan obat - obatan dibutuhkan kepada warga terdampak asap kebakaran pabrik sandal di wilayah Cipondoh Kota Tangerang, Banten yang terjadi sejak kemarin hingga pagi ini.
Pantauan di lapangan, tenaga medis dari Puskesmas Tanah Tinggi dan Poris Plawad membagikan masker kepada warga yang melakukan aktivitas di luar rumah. Selain itu petugas dari PMI juga terjun membantu membagikan masker kepada petugas dan warga lainnya.
"Kita membantu dari puskesmas yang mulai membagikan masker. Sebab bau dari asap dampak dari kebakaran ini sangat terasa di permukiman warga," kata Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah di Tangerang Senin.
Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno juga ikut melakukan sosialisasi kepada warga pemukiman yang dekat dengan lokasi kebakaran untuk tidak mendekat ke lokasi demi keamanan.
Ia juga mengajak warga untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker yang dibagikan petugas medis dan pihak lainnya. Sebab saat ini petugas sedang melakukan pemadaman.
"Mohon kerjasamanya untuk jaga kesehatan kita. Ini sedang proses pemadaman. Sehingga asap akan semakin tebal. Jangan sampai paru - paru kita terganggu. Silakan ambil masker," kata Kompol Suyatno melalui pengeras suara sembari membagikan masker ke warga.
Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan saat ini petugas sedang melakukan pendinginan dan pemadaman. Petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah pasokan air melalui armada tangki.
Pihaknya juga memastikan tidak terjadi perluasan rambatan api ke bangunan maupun kawasan di sekitar lokasi. Ia menyebut keselamatan warga menjadi prioritas utama selama proses penanganan.
"Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa akibat insiden tersebut," kata dia.
Perlu diketahui kebakaran pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh terjadi Minggu (21/6) malam hingga kini.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (21/6), sekitar pukul 22.31 WIB melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kali seperti sandal rumahan.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari anggota Pos Belendung dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Sebanyak 95 personel Damkar Kota Tangerang diterjunkan bersama unsur koramil, Dinas Kesehatan, serta relawan untuk menangani kebakaran yang menghanguskan area pabrik seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.
Dalam upaya penanganan, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan koramil, serta satu ambulans dari Dinas Kesehatan.
Baca juga: Polisi usut penyebab kebakaran pabrik plastik di Cengkareng
Baca juga: Mesin produksi di pabrik sendok Cengkareng terbakar
Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































