Wamenpar ajak pelaku industri berkolaborasi tingkatkan pariwisata

2 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengajak para pelaku industri berkolaborasi untuk meningkatkan pariwisata, menghadirkan pengalaman pariwisata yang berkelanjutan dan bermakna.

"Fokus kita bukan semata pada angka kunjungan, tetapi pada pengalaman wisata yang bermakna, berkelanjutan, dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Minggu.

Pada pembukaan Astindo Travel Fair 2026 di ICE-BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (6/2), dia menyampaikan pentingnya memperkuat kolaborasi pemerintah dengan industri guna menjaga tren positif pertumbuhan pariwisata Indonesia.

Menurut dia, pertumbuhan sektor pariwisata bisa dicapai berkat sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam membangun usaha pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing.

"Capaian yang diraih memperlihatkan hasil kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan sektor pariwisata," katanya.

Menurut data pemerintah, angka kunjungan wisatawan mancanegara selama tahun 2025 mencapai 15,39 juta kunjungan atau tumbuh 10,80 persen dibandingkan tahun 2024.

Selama kurun itu, pergerakan wisatawan nusantara tercatat tumbuh 17,55 persen menjadi 1,20 miliar perjalanan.

Baca juga: BBWI Travel Fair 2026 digelar untuk tingkatkan pariwisata dan ekraf

Ni Luh Puspa menyebut pelaksanaan Astindo Travel Fair 2026 sebagai momentum penting dalam upaya untuk menjaga tren positif pertumbuhan pariwisata Indonesia.

Pameran yang dilaksanakan pada 5–8 Februari 2026 itu diikuti oleh maskapai penerbangan, pengelola destinasi wisata, penyedia hotel dan resor, biro perjalanan, operator tur, penyedia layanan pelayaran, penyedia layanan transportasi, penyedia perlengkapan dan pakaian perjalanan, badan promosi pariwisata, perusahaan asuransi, perbankan, dan perwakilan pemerintah.

Selain mencatat peningkatan angka kunjungan wisatawan, Indonesia selama tahun 2025 meraih banyak prestasi dalam bidang pariwisata, mendapat total 154 penghargaan tingkat internasional.

"Ini adalah kebanggaan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata Indonesia. Pengakuan internasional ini tidak hanya meningkatkan standar kualitas pariwisata kita, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat global," kata Ni Luh Puspa.

Dia mengatakan bahwa semakin baik citra pariwisata Indonesia di mata dunia maka akan semakin banyak wisatawan yang ingin mengunjungi daerah-daerah tujuan wisata di Indonesia.

Baca juga: Indonesia berusaha menarik wisatawan India melalui OTM 2026

Baca juga: Menteri Pariwisata tekankan pentingnya kebersihan tempat wisata

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |