Aksi May Day di berbagai daerah di Indonesia

1 hour ago 2
  • Jumat, 1 Mei 2026 18:36 WIB

Sejumlah buruh berkonvoi saat peringatan Hari Buruh di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026). Massa buruh menyuarakan sejumlah aspirasi diantaranya menolak upah murah dan penghapusan sistem alih daya atau outsourcing. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hma

Buruh yang tergabung dalam Forum Komunikasi Buruh Bersatu DIY melakukan aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam aksi itu mereka menyuarakan sejumlah tuntutan diantaranya segera dilaksanakan pengesahan RUU Ketenagakerjaan serta upah layak untuk buruh. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hma

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Untuk Demokrasi membacakan pernyataan sikap di hadapan polisi saat aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kantor Walikota Ternate, Maluku Utara, Jumat (1/5/2026). Dalam aksinya mereka menyoroti berbagai tuntutan di wilayah Maluku Utara yaitu perampasan ruang hidup petani dan nelayan hingga menyinggung kasus kecelakaan kerja di sejumlah perusahaan tambang di Halmahera sekaligus menyelesaikan persoalan air bersih di Ternate. ANTARA FOTO/Andri Saputra/hma

Sejumlah buruh membawa poster tuntutan saat berunjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Tugu Adipura Bandar Lampung, Lampung, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026, para buruh menuntut pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing, pemberian perlindungan dan jaminan sosial bagi pekerja, dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). ANTARA FOTO/Ardiansyah/hma

Seorang jurnalis berbicara dengan pengeras suara untuk menyampaikan aspirasinya saat aksi damai memperingati Hari Buruh di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/5/2026). Aksi damai yang diikuti beberapa organisasi pers antara lain AJI Kendari, IJTI Sultra dan Lembaga Pers Mahasisa IAIN Kendari tersebut menyoroti jaminan kesejahteraan yang rendah sekaligus menolak pemberhentian hubungan kerja (PHK) massal tanpa pesangon bagi kaum jurnalis. ANTARA FOTO/Andry Denisah/hma

Sejumlah buruh beristirahat di dekat patung Marsinah saat ziarah makam pahlawan nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026). Ratusan buruh dari sejumlah daerah melakukan ziarah di makam pejuang buruh tersebut guna memperingati Hari Buruh Internasional. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hma

Sejumlah pengunjuk rasa membakar ban saat peringatan Hari Buruh Internasional di depan Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (1/5/2026). Aksi yang diikuti ratusan perwakilan organisasi buruh dan mahasiswa tersebut menuntut kenaikan upah minimum, penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing, serta peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/hma

Sejumlah massa membawa poster saat mengikuti unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kompleks Kantor Gubernur Jateng dan DPRD Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026). Aksi yang dihadiri aliansi masyarakat sipil, mahasiswa, gabungan serikat pekerja, dan pekerja media itu menyuarakan berbagai tuntutan diantaranya yaitu penghapusan sistem alih daya (outsourcing), upah layak dan perlindungan terhadap jurnalis serta peningkatan kesejahteraan buruh seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/Aji Styawan/hma

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |