Jakarta (ANTARA) - Pembina DPP Perempuan Bangsa sekaligus pendiri Jenderal Dunia Kita Rustini Muhaimin Iskandar memperluas gerakan “Ayo Membaca” kepada ratusan anak di kawasan kaki Gunung Semeru, tepatnya di Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
“Literasi adalah jendela dunia. Dari membaca, kita bisa mengenal banyak hal, memahami kehidupan, dan bermimpi lebih besar,” ujarnya dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak di daerah dengan keterbatasan sumber daya.
Baca juga: Rustini Muhaimin: Setiap anak berhak atas masa depan yang cerah
Ia menekankan literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap lingkungan, keberanian bermimpi, serta partisipasi aktif dalam kehidupan sosial.
Menurut dia, pembelajaran juga perlu mencakup pemahaman terhadap alam sekitar sebagai bagian dari pembentukan karakter yang bijak dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Ranupani bukan hanya indah, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai salah satu paru-paru Pulau Jawa. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaganya,” katanya.
Baca juga: Rustini Muhaimin ajak warga kembali ke keluarga lewat Return to Family
Ia meyakini penguatan budaya literasi akan membantu anak-anak di Ranupani mengembangkan potensi lokal, termasuk di sektor pariwisata.
Rustini juga berpesan kepada anak-anak agar terus belajar dan berani bermimpi.
“Kalian adalah harapan masa depan, bukan hanya untuk Ranupani, tetapi juga untuk Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, gerakan “Ayo Membaca” telah dikampanyekan di sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada 21 Oktober 2025.
Baca juga: Rustini Muhaimin salurkan bantuan guna perkuat solidaritas di Ramadhan
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































