Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan pembangunan keluarga tidak dapat dipisahkan dari lingkungan, karena lingkungan yang lestari menjadi syarat lahirnya keluarga sehat dan generasi unggul.
Pernyataan tersebut disampaikan Isyana saat menghadiri kegiatan Green Dharma/Tumpek Uye Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/2).
Baca juga: Dampak positif memiliki keluarga yang harmonis bagi anak dan orang tua
"Lingkungan yang lestari melahirkan keluarga yang sehat. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang unggul," ujar Isyana dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Menurut Isyana, pembangunan manusia yang diusung Kemendukbangga/BKKBN dilakukan secara utuh melalui pendekatan siklus hidup, dengan keluarga sebagai pusat dan lingkungan sebagai fondasi.
Ia menambahkan penguatan ketahanan keluarga sejalan dengan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Asri), dimana keluarga menjadi titik awal perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, I Nengah Duija menyampaikan bahwa Tumpek Uye merupakan momentum spiritual bagi umat Hindu untuk memuliakan hewan dan seluruh kehidupan di bumi sebagai wujud tanggung jawab menjaga keseimbangan alam.
Tumpek Uye memiliki makna mendalam, mengingat manusia diajak untuk menyadari bahwa keberlangsungan hidup manusia sangat bergantung kepada keseimbangan alam, termasuk pelestarian satwa sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
Baca juga: Wamendukbangga: Peran ayah-ibu penting agar anak semakin sehat
Baca juga: Wamendukbangga: Lingkungan sehat fondasi keluarga sejahtera
"Sejumlah kegiatan ekoteologis dilakukan dalam peringatan Tumpek Uye. Kegiatan tersebut tidak hanya bersifat ritual keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata pelestarian lingkungan," kata dia.
Menurut Duija, Green Dharma sejalan dengan program AstaCita Presiden Prabowo Subianto serta kebijakan Kementerian Agama dalam penguatan ekoteologi untuk mengakselerasi kesadaran spiritual umat terhadap lingkungan hidup.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































