- Jumat, 12 Juni 2026 15:12 WIB
Anak-anak bermain di Taman Bendera Pusaka saat sosialisasi program Tunggu Anak Siap (Tunas) Jakarta di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Program tersebut merupakan kampanye pemerintah yang mengajak orang tua untuk menunda penggunaan media sosial hingga anak berusia 16 tahun yang tertuang dalam PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas (Pelindungan Anak di Ruang Digital) guna memastikan anak sudah matang secara mental sebelum menjelajah dunia maya serta mendorong anak-anak lebih banyak melakukan interaksi nyata di ruang publik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kepemudaan dan Startup Alfreno Kautsar Ramadhan (kelima kiri), Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkomdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto (keenam kiri), Kepala Unit Pengelola Jakarta Smart City Ponirin Ariadi Limbong (tengah) beserta pihak terkait meluncurkan program Tunggu Anak Siap (Tunas) Jakarta di Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Program tersebut merupakan kampanye pemerintah yang mengajak orang tua untuk menunda penggunaan media sosial hingga anak berusia 16 tahun yang tertuang dalam PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas (Pelindungan Anak di Ruang Digital) guna memastikan anak sudah matang secara mental sebelum menjelajah dunia maya serta mendorong anak-anak lebih banyak melakukan interaksi nyata di ruang publik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kepemudaan dan Startup Alfreno Kautsar Ramadhan (kedua kanan) dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkomdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto (kedua kiri) bermain lego bersama anak-anak saat sosialisasi program Tunggu Anak Siap (Tunas) Jakarta di Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Program tersebut merupakan kampanye pemerintah yang mengajak orang tua untuk menunda penggunaan media sosial hingga anak berusia 16 tahun yang tertuang dalam PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas (Pelindungan Anak di Ruang Digital) guna memastikan anak sudah matang secara mental sebelum menjelajah dunia maya serta mendorong anak-anak lebih banyak melakukan interaksi nyata di ruang publik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































