Trump klaim persediaan rudal Iran kini tersisa 21 persen

2 weeks ago 20

Ontario, Kanada (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim Iran telah kehilangan sebagian besar kapasitas produksi rudal dan pesawat nirawak, dengan persediaan rudal Iran saat ini hanya tersisa 21 hingga 22 persen.

"Sebagian besar pabrik drone telah dilumpuhkan, sebagian besar landasan luncur telah dilumpuhkan, dan sebagian besar wilayah produksi misil telah dilumpuhkan," kata Trump dalam cuplikan wawancara bersama NBC News yang dirilis pada Jumat (5/6).

Dalam cuplikan, yang siaran lengkapnya akan ditayangkan pada Minggu (7/6) itu, Trump mengatakan Iran masih memiliki kemampuan dan senjata.

"Mereka masih punya rudal, begitu pula drone. Kalau berdasarkan presentase, mungkin 21-22 persen dari rudal mereka. Masih banyak, tetapi tak sebanyak saat kami dahulu menyerang mereka," kata Trump.

Baca juga: Trump sebut ia bisa bertemu pemimpin Iran jika kesepakatan tercapai

Saat ditanya mengapa Iran masih belum menyetujui kesepakatan—meskipun tampak sedang putus asa—untuk mengakhiri perang yang pecah sejak 28 Februari lalu itu, Trump menyebut Iran sombong.

"Mereka sombong dan ada hal-hal yang mereka pikir tak akan mereka lakukan, tetapi pada akhirnya harus mereka lakukan. Mereka tak punya pilihan dan ini perlu waktu," kata dia.

Merespons pertanyaan mengapa dirinya gagal merundingkan kesepakatan yang lebih baik, setelah menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden, Trump mengatakan hal itu perlu waktu.

"Orang-orang tersebut sudah berperang selama 47 tahun," ujarTrump.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Trump: AS akan langgar gencatan senjata jika ada prajurit tewas

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |