Jakarta (ANTARA) - Memasuki masa pubertas, kulit remaja mengalami perubahan hormon yang dapat merangsang produksi minyak dan memicu masalah kulit seperti jerawat dan kulit berminyak.
Ditulis laman Channel News Asia, Kamis (11/6) waktu setempat, dokter kulit Dr. Stephanie Ho mengatakan saat kulit mengalami transisi dari masa kanak-kanak ke masa remaja, peningkatan produksi minyak dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan komedo hitam, komedo putih, dan jerawat. Ketika sebum berlebih bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, peradangan pun berkembang.
“Jerawat memengaruhi 90 hingga 96 persen remaja sampai taraf tertentu. Anak perempuan biasanya mengalami perubahan ini lebih awal, sekitar usia 11 hingga 13 tahun, sedangkan anak laki-laki cenderung mengembangkannya lebih lambat, dari usia 13 hingga 14 tahun,” kata Dr. Ho.
Ia menyarankan tiga produk sebagai rutinitas perawatan kulit sederhana yang dapat membantu mencegah dan mengatasi masalah kulit umum seperti kulit berminyak dan jerawat pada remaja, di antaranya pembersih yang lembut, pelembab ringan dan tabir surya spektrum luas dengan SPF 50 atau lebih tinggi saat berada di luar ruangan.
Baca juga: Kecantikan regeneratif kian diminati demi kesehatan jangka panjang
Dokter juga menyarankan bahan-bahan yang dapat bermanfaat untuk remaja putri yang mengalami jerawat, seperti niasinamida untuk mengurangi peradangan dan produksi minyak berlebih, asam azelaik untuk membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat, melawan bakteri, mengurangi peradangan, dan memudarkan bekas jerawat.
Benzoil peroksida yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, membersihkan sel kulit mati, dan mengurangi peradangan, meskipun dapat mengiritasi kulit sensitif.
Serta asam salisilat untuk mengelupaskan sel kulit mati, mengurangi peradangan, dan membantu melarutkan minyak berlebih di dalam pori-pori.
“Bahan-bahan ini tersedia tanpa resep, tetapi harus diperkenalkan secara bertahap untuk menilai toleransi. Jika jerawat menetap atau memburuk, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan dengan resep,” saran Dr. Ho.
Ho juga mengingatkan meskipun membersihkan wajah itu penting, membersihkan wajah secara berlebihan dapat menghilangkan lapisan pelindung kulit. Dr. Ho menyarankan untuk mencuci wajah tidak lebih dari dua kali sehari dan dilanjutkan dengan pelembab.
Dia juga memperingatkan agar tidak menggunakan AHA, BHA, dan retinoid secara berlebihan, karena dapat mengiritasi kulit dan memperburuk jerawat.
Kebiasaan sering menyentuh wajah atau memencet jerawat juga dapat menyebabkan masuknya bakteri, meningkatkan iritasi, dan memperparah peradangan.
Baca juga: Pendekatan ilmiah kini digunakan untuk standar industri kecantikan
Pada anak-anak usia 8-12 tahun yang aktif dan lebih banyak berkeringat disarannkan mandi segera atau membersihkan diri dengan tisu basah hipoalergenik dapat membantu menghilangkan keringat untuk sementara waktu untuk mencegah bakteri dan memperburuk jerawat.
Selain itu ia juga mengingatkan soal pola makan yang tinggi produk susu, gula, dan makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat berkontribusi pada timbulnya jerawat.
“Pola makan dapat memengaruhi jerawat melalui jalur hormonal dan metabolik yang kompleks,” kata Dr. Ho.
Beberapa produk kosmetik dapat menyebabkan iritasi atau menyumbat pori-pori. Pembersihan yang tepat sangat penting untuk mencegah timbulnya jerawat. Ia juga mengingatkan untuk memperbaiki pola tidur.
Kurang tidur dan tingkat stres yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan hormon dan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan peradangan dan produksi minyak, yang dapat memperburuk jerawat.
Meskipun jerawat dan kulit berminyak adalah bagian normal dari masa pertumbuhan, membangun kebiasaan perawatan kulit yang sehat sejak dini dapat membuat perbedaan yang signifikan.
Rutinitas sederhana dan konsisten, dikombinasikan dengan pilihan gaya hidup yang baik dan saran profesional tepat waktu bila diperlukan, dapat membantu remaja putri menghadapi perubahan ini dengan lebih percaya diri dan kulit yang lebih sehat.
Baca juga: Jaga kelembaban kulit dengan skincare mengandung hyaluronic acid
Baca juga: Kulit yang bersih mampu menyerap produk perawatan secara maksimal
Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































