Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum mengingatkan agar pengunjung tidak terkejut jika Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan terendam banjir saat musim hujan.
Sebab, kata dia, taman tersebut didesain agar dapat menjadi taman saat musim panas dan mampu menampung debit air saat musim hujan.
“Jadi, Taman Bendera Pusaka ini didesain integrasi antara biru dan hijau. Kalau musim kering, dia berfungsi sebagai taman. Untuk musim hujan, untuk curah hujan intensitas 150 milimeter, dia masih sanggup menampung debit banjir untuk kawasan hilir seperti Hang Lekir, Hang Jebat,” jelas Ika di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, Jumat.
Nantinya, dia menjelaskan air hujan ditampung terlebih dahulu di taman tersebut sebelum dialirkan ke hilir. Sehingga pada musim hujan, taman itu bisa saja terendam air karena menampung air.
“Jadi, nanti pada saat musim hujan, jangan kaget, Bapak-Ibu semua, kalau ini pasti tenggelam. Jadi, karena semi-storage waduk yang didesain untuk daerah sini,” papar Ika.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan penggabungan tiga taman di Jakarta Selatan menjadi Taman Bendera Pusaka itu tidak hanya dilakukan untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH), tetapi juga mengatasi banjir di Jakarta.
“Pasti manfaat buat publik juga bagus, termasuk baru kali ini, taman yang kita bangun sekaligus menyelesaikan persoalan banjir dan juga bau yang ada di taman itu. Selama ini, yang menjadi keluhan adalah banjir dan bau,” kata Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengintegrasikan sistem drainase dan infrastruktur hijau dalam desain taman tersebut untuk memaksimalkan daya resap air dan sirkulasi udara.
"Baru kali ini kita membangun taman dengan pendekatan ekologis yang serius. Kita tidak bisa lagi menunda masalah banjir dan polusi bau yang mengganggu. Perlu biaya besar, iya, tapi ini investasi untuk kualitas hidup warga Jakarta,” ungkap Pramono.
Baca juga: Pramono sebut Taman Bendera Pusaka dilengkapi lapangan padel gratis
Baca juga: Batal dibuka Februari, pembangunan Taman Bendera Pusaka baru 92 persen
Baca juga: Pramono tegaskan Taman Bendera Pusaka dibangun untuk masyarakat
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































