Kementrans-SKK Migas kembangkan potensi migas di lahan transmigrasi

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Transmigrasi bersama SKK Migas sepakat untuk mengembangkan potensi 13 sumur baru minyak dan gas bumi (migas) di area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Kementerian Transmigrasi insyaallah akan ikut menyumbang dalam swasembada energi untuk memenuhi kebutuhan minyak,” ujar Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam konferensi pers Pertemuan Kepala SKK Migas dengan Menteri Transmigrasi di Jakarta, Senin.

Saat ini, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) telah mengelola 79 sumur yang berlokasi di area HPL transmigrasi Samboja.

Kemudian, lanjut Iftitah, SKK Migas menyampaikan terdapat temuan 13 sumur migas baru yang juga berlokasi di HPL transmigrasi Samboja.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kementerian Transmigrasi bersama SKK Migas melakukan diskusi yang bermuara pada kesepakatan pemanfaatan HPL transmigrasi untuk mengembangkan sumur migas dengan Hak Pakai.

Hak Pakai adalah hak untuk menggunakan dan/atau memungut hasil dari tanah milik negara atau pihak lain dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Jadi, HPL-nya tetap milik Kementerian Transmigrasi, tetapi nanti ada kerja sama yang win-win antara SKK Migas dengan Kementerian Transmigrasi. Kami sepakat bahwa opsi yang dipilih adalah pemanfaatan HPL transmigrasi,” ucap Iftitah.

Melalui kesepakatan tersebut, Iftitah menyampaikan pemerintah telah menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui sektor strategis minyak dan gas bumi.

Selain mengembangkan sumur migas, kesepakatan itu juga memiliki multiplier effect atau dampak berganda, seperti pembangunan infrastruktur dasar oleh industri yang turut mengembangkan sumur migas, pembukaan lapangan kerja, hingga tumbuhnya usaha kecil di sekitar sumur migas.

“Dengan demikian, hari ini pula adalah babak penting dari proses transformasi transmigrasi. Alhamdulillah kita bisa mencetak pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ucap Iftitah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Transmigrasi dalam pemanfaatan lahan transmigrasi untuk kegiatan eksplorasi produksi migas.

“Saat ini, minyak dan gas bumi sangat dibutuhkan masyarakat. Kita mencari minyak di luar pun tidak mudah, kalaupun ada juga harganya mahal. Ini sangat strategis,” kata Djoksis, sapaan akrabnya.

Baca juga: Pemerintah tawarkan 10 area potensi blok migas baru

Baca juga: Indonesia-Irak bahas potensi penguatan kerja sama sektor migas

Baca juga: ESDM siap tawarkan 75 blok migas dengan potensi terbesar di Papua

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |