Sebanyak 3.830 jamaah haji DIY berangkat melalui Embarkasi Yogyakarta

15 hours ago 2

Yogyakarta (ANTARA) - Sebanyak 3.830 jamaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah melalui Embarkasi Yogyakarta yang bertolak dari Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo.

Wakil Gubernur (Wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X pada Pamitan Haji DIY Tahun 1447 H di Kepatihan, Yogyakarta, Rabu, mengatakan musim haji 1447 Hijriah sangat istimewa, karena menjadi momentum perdana tata kelola di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

Menurut Wagub, selain diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta, jamaah haji juga akan merasakan inovasi model hotel haji yang menjadi yang pertama di Indonesia.

"Jamaah haji DIY musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan akan merasakan pengalaman baru melalui penerapan model hotel haji, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia," kata Wagub.

Wagub DIY berpesan kepada jamaah haji, agar selalu menjaga kesehatan dan fokus beribadah. Meskipun di tengah situasi geopolitik yang cukup panas, ibadah haji diharapkan berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan khusyuk.

"Semoga diberikan kelancaran dan keselamatan saat berangkat, selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah di tanah suci, hingga kembali lagi ke tanah air dengan selamat, sehat, dan menjadi haji yang mabrur," katanya.

Baca juga: Komisi VIII DPR: Persiapan pemberangkatan jamaah haji DIY telah matang

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah DIY Jauhar Mosthofa mengatakan kuota jamaah haji DIY bertambah dari semula 3.147 menjadi 3.748 jamaah.

"Total dengan petugas dan mutasi, maka jamaah yang berangkat dari DIY mencapai 3.830 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 187 jamaah yang masuk dalam kategori prioritas lansia," katanya.

Dia menjelaskan, profil jamaah haji DIY tahun ini menunjukkan keberagaman baik dari sisi usia maupun latar belakang. Dari total jamaah yang berangkat, kelompok usia 46 hingga 60 tahun mendominasi dengan jumlah 1.721 orang.

Kemudian kelompok usia 61-75 tahun sebanyak 1.321 orang, usia 13-30 tahun sebanyak 124 orang, jamaah haji di atas 91 tahun sebanyak lima orang. Dari sisi gender, jamaah wanita mencapai 2.095 orang, sementara jamaah pria 1.757 orang.

Menurut dia, jamaah haji DIY yang terbagi dalam 11 kloter telah dipetakan keberangkatannya melalui YIA. Untuk di Arab Saudi, Kemenag memastikan jamaah tetap terlayani dengan baik meski berada di wilayah yang cukup padat.

"Jamaah gelombang 1 akan menempati hotel di wilayah Misfalah, Makkah yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 km dari Masjidil Haram. Namun, tidak perlu khawatir karena bus shalawat akan beroperasi selama 24 jam untuk memfasilitasi pergerakan jamaah," katanya.

Baca juga: Wamenhaj nilai Bank Sumut lebih maju karena gelar manasik haji akbar

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |