BRIN kembangkan xanthan gum untuk produksi migas yang lebih efisien

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan bahan aditif industri bernama xanthan gum untuk meningkatkan efisiensi proses produksi minyak dan gas di Indonesia.

Kepala BRIN, Arif Satria dalam kegiatan BRIN Goes To Industry III di Jakarta, Kamis, menekankan pemanfaatan xanthan gum diharapkan dapat meningkatkan kemandirian energi nasional.

Baca juga: Mahasiswa UMM kembangkan Xanthan gum dari limbah tapioka dan bulu ayam

"Kita ingin mencoba menggantikan produk impor yang saat ini kita gunakan," katanya.

Arif menyoroti bahwa konsumsi minyak nasional yang jumlahnya mencapai 1,6 juta barel per hari tidak boleh bergantung secara penuh terhadap bahan bakar impor.

Ia menjelaskan BRIN telah menguasai proses pembuatan xanthan gum secara mandiri. Oleh karena itu, Arif berharap dengan adanya kegiatan pertemuan dengan industri ini hasil riset tidak hanya sampai di laboratorium, namun juga dapat diperbesar dan menembus pasar.

"Jangan sampai BRIN melakukan riset, kemudian itu murni hanya imajinasi, peneliti, kemudian ketika sudah selesai, industri tidak memerlukan ternyata. Itulah yang kita hindari," ucap Arif Satria.

Untuk diketahui, xanthan gum memiliki fungsi penting sebagai pengental, pengemulsi dan pengontrol viskositas yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor.

Dalam industri energi, khususnya pengeboran minyak, xanthan gum berperan sebagai aditif pengeboran untuk menjaga kestabilan fluida, mencegah penyumbatan pipa, serta meningkatkan efisiensi proses pengeboran.

Baca juga: Anggota DPR minta Permen ESDM diimplementasikan tingkatkan produksi migas

Baca juga: Pertamina EP Zona 4 pasang target produksi 30.305 BOPD di 2026

Produk xanthan gum yang dikembangkan oleh BRIN hadir dalam bentuk bubuk krem-kecokelatan yang bebas mengalir, stabil, dan aman digunakan, sehingga mudah diaplikasikan di berbagai lini produksi.

Dengan sifat rheologi yang unggul, hasil riset dan inovasi ini membuka peluang besar bagi kolaborasi industri untuk memperkuat rantai pasok dan inovasi berkelanjutan.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |